Mengaku Dapat Bisikan Gaib, Duda Tua Cabuli Dua Bocah

Orangtua korban geram. Kemudian, mereka melaporkan kejadian ini ke kepolisian.

Mengaku Dapat Bisikan Gaib, Duda Tua Cabuli Dua Bocah
Istimewa
ILUSTRASI 

SEORANG kakek berinisial AS (65) gelap mata. Pikiran yang dirasuki nafsu birahi membuat warga Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan itu nekat mencabuli dua gadis di bawah umur, anak tetangganya sendiri.

Kini, ia harus menyesali perbuatannya di balik jeruji besi, setelah Unit VI Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Selatan menangkapnya.

Kepala Satuan Reskrim Polrestro Jakarta Selatan AKBP Stefanus Tamuntuan menerangkan, kasus itu terungkap setelah dua korban, B (4) dan M (6), mengeluh sakit di bagian kemaluan, kepada kedua orangtuanya. Saat itu dua korban sedang bermain di rumah ketua RT setempat bernama Santi.

Baca: Kasus Dugaan Mahar Politik Dihentikan, Andi Arief: Bawaslu Pemalas dan Enggak Serius

Korban terus mengaduh. Saat ditanya, korban menceritakan bahwa AS telah melakukan perbuatan tidak senonoh dengan memasukkan jari tangannya ke kemaluan korban.

"Ayah korban dan kerabatnya lalu mendatangi AS yang berada tak jauh dari lokasi tempat tinggal korban. Pelaku mengaku melakukan perbuatan itu kepada kedua korban," terang AKBP Stefanus, Selasa (11/9/2018).

Orangtua korban geram. Kemudian, mereka melaporkan kejadian ini ke kepolisian. Pelaku dibekuk di kediamannya tanpa perlawanan pada Sabtu akhir pekan lalu. Ia pasrah saat digiring ke kantor polisi.

Baca: Ada Aksara Asing di Proyek yang Diresmikan Menteri Jokowi, Begini Penjelasan Undang-undang

"Iya benar, pelaku sudah kami tangkap Hari Sabtu kemarin, dan sekarang sedang pemeriksaan serta pendalaman," ujar AKBP Stefanus.

Kepala Unit PPA Polres Metro Jaksel Ajun Komisaris Nunuk Suparmi menerangkan, pelaku merupakan seorang duda yang bekerja sebagai buruh harian lepas.

Saat diperiksa, AS mengaku mendapatkan kenikmatan saat melakukan kekerasan seksual pada anak. Kepada Ketua RT setempat, AS juga mengaku ada sebuah bisikan gaib hingga ia melakukan pencabulan kepada dua bocah malang itu.

Baca: Dirlantas Polda Metro Jaya Ingin Perluasan Ganjil Genap Dipermanenkan

"Kedua korban ini sepupuan. Tinggalnya tak jauh juga dari lokasi pelaku," jelas AKP Nunuk.

Pelaku terancam pasal 76 E juncto 82 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman penjara 15 tahun.

Unit PPA Polres Metro Jaksel akan bekerja sama dengan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) DKI Jakarta, untuk merehabilitasi mental korban.

Baca: Nilai Tukar Rupiah Semakin Melemah, Fadli Zon: Sangat Membahayakan

Orang tua korban shock dengan peristiwa itu. Salah satu orangtua korban, RN, enggan memberikan keterangan ketika sejumlah wartawan datang menemuinya.

"Mohon maaf, saya tidak mau mengingat (peristiwa) itu lagi," ucapnya.

Sesudah itu ia menjauh dari wartawan. (*)

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved