Tahun Baru Islam

Libur Muharram, Warga Ramai Kunjungi Wisata Mangrove Tarumajaya Bekasi

Libur Muharram, kawasan Pusat Restorasi dan Pembelajaran Magrove Kabupaten Bekasi ramai dikunjungi warga.

Libur Muharram, Warga Ramai Kunjungi Wisata Mangrove Tarumajaya Bekasi
Warta Kota/Muhamad Azzam
Kawasan Pusat Restorasi dan Pembelajaran Magrove Kabupaten Bekasi. Kawasan magrove itu terletak di dekat proyek PLTU Muara Tawar di Desa Segarajaya, Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Selasa (11/9/2018). 

WARTA KOTA, BEKASI---Libur Muharram, kawasan Pusat Restorasi dan Pembelajaran Magrove Kabupaten Bekasi ramai dikunjungi warga.

Kawasan magrove itu terletak di dekat proyek PLTU Muara Tawar di Desa Segarajaya, Tarumajaya, Kabupaten Bekasi.

Yayah (20), warga Cikarang, memilih kawasan mangrove Tarumajaya untuk mengisi liburnya karena murah dan juga indah untuk berfoto.

Baca: Berfoto di Bali Tak Melulu Harus di Pantai, Ada Hutan Mangrove Juga Dekat Bandara

"Bagus saja pemandangannya, saya lebih suka liburan ke tempat-tempat alam begini," kata Yayah saat berbincang dengan Warta Kota.

Yayah datang berdua temannya menggunakan sepeda motor. Meskipun jalan yang ditempuh cukup jauh. Tapi semua rasa lelah itu terbayar ketika melihat pemandangan hutan mangrove ini.

"Lumayan perjalanan bisa satu jam dari rumah. Jalannya juga agak rusak, tapi kebayar dengan pemandangannya. Angin laut enak aja gitu," katanya.

Baca: Alasan Tanggul Pemecah Ombak Mesti Dibangun Sepanjang Hutan Mangrove

Ade (45), warga lainnya, memboyong keluarganya untuk mengisi waktu liburannya.

Ia sengaja membawa bekal makanan dari rumah untuk bisa dinikmati saat di kawasan mangrove Bekasi.

"Saya ajak istri dan anak, ini juga dengan saudara lainnya. Kumpul saja makan bareng, prasmanan begitu," katanya.

Ade memilih lokasi ini sebagai tempat liburannya selain murah, juga tidak terlalu jauh dari rumahnya.

"Kalau ke Ancol atau hutan mangrove PIK itu jauh. Tahu ada Bekasi, sudah mending ke sini saja. Pemandangannya indah juga kok," katanya.

Pantauan Warta Kota, objek wisata itu memiliki jembatan yang bentuknya menyerupai Jembatan Cinta di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu.

Kawasan Pusat Restorasi dan Pembelajaran Magrove Kabupaten Bekasi. Kawasan magrove itu terletak di dekat proyek PLTU Muara Tawar di Desa Segarajaya, Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Selasa (11/9/2018).
Kawasan Pusat Restorasi dan Pembelajaran Magrove Kabupaten Bekasi. Kawasan magrove itu terletak di dekat proyek PLTU Muara Tawar di Desa Segarajaya, Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Selasa (11/9/2018). (Warta Kota/Muhamad Azzam)

Pengunjung dapat melihat tanaman mangrove dengan melintasi jembatan yang melintang sepanjang 1 kilometer.

Ada sejumlah saung atau gazebo ditengah hutan mangrove untuk beristirahat ataupun menggelar makanan.

Tidak hanya hutan mangrove, pengunjung juga melihat sejumlah tambak milik warga sekitar.

Kawasan Pusat Restorasi dan Pembelajaran Magrove Kabupaten Bekasi. Kawasan magrove itu terletak di dekat proyek PLTU Muara Tawar di Desa Segarajaya, Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Selasa (11/9/2018).
Kawasan Pusat Restorasi dan Pembelajaran Magrove Kabupaten Bekasi. Kawasan magrove itu terletak di dekat proyek PLTU Muara Tawar di Desa Segarajaya, Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Selasa (11/9/2018). (Warta Kota/Muhamad Azzam)

Bosan berkeliling di atas jembatan, pengunjung bisa naik perahu berkeliling area hutan mangrove dan pesisir laut.

Untuk tarif masuk, pengunjung hanya dikenakan biaya Rp 5.000 per orang. Sedangkan tarif berkeliling naik perahu dikenakan Rp 10.000.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved