Kasus Narkoba

Kota Tangerang Peringkat Pertama Peredaran Narkoba, Ini Penyebabnya

BNN Provinsi Banten memberikan peringkat pertama pada Kota Tangerang sebagai daerah peredaran narkoba tertinggi di kawasan tersebut.

Kota Tangerang Peringkat Pertama Peredaran Narkoba, Ini Penyebabnya
WARTA KOTA/ANDIKA PANDUWINATA
JAJARAN Polsek Tangerang telah mengamankan lelaki berinisial SJ (27) yang merupakan kurir narkoba. 

BADAN Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Banten memberikan peringkat pertama pada Kota Tangerang sebagai daerah peredaran narkoba tertinggi di kawasan tersebut.

Kepala BNN Kota Tangerang, AKBP Akhmad pun menjelaskan mengenai penyabab masalah ini.

"Itu karena adanya banyak Lapas di Kota Tangerang," ujar Akhmad kepada Warta Kota, Selasa (11/9/2018).

Ia menjelaskan penyalahgunaan narkotika memang kerap ditemukan di berbagai Rutan. Sehingga angka tersebut meningkat dan membuat Kota Tangerang tertinggi dalam kasus narkoba.

"Di Kota Tangerang terdapat lima Lapas. Sebanyak 70 - 80 persen warga binannya merupakan tindak pidana kasus narkotika," ucapnya.

Akhmad juga menyebut, selain itu kota berjuluk Aklakul Karimah tersebut sangat berdekatan dengan Jakarta.

Dan berpotensi peredaran narkoba semakin massif.

"Tangerang sebagai kota penyangga Ibu Kota. Serta sudah menjadi tempat penyimpanan, bahkan pembuatan narkoba," kata Akhmad.

Kepala Bidang BNN Provinsi Banten, AKBP Abdul Majid menerangkan, peringkat Kota Tangerang terhadap persoalan narkotika ini karena dua hal.

Pertama, jumlah pengguna barang laknat itu telah menjamur ke lapisan masyarakat, baik pelajar, mahasiswa, pegawai swasta sampai aparatur sipil negara.

Kedua,  banyaknya pabrik pembuatan narkoba yang berada di tengah pemukiman masyarakat.

"Memang di kota ini masalah narkoba masih sangat tinggi. Lihat saja jumlah kasus peredaran, penyalahgunaan, sampai pabrik narkoba ada di Kota Tangerang. Jadi kota ini rangking pertama di Provinsi Banten terkait soal narkoba," papar Majid. (dik)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved