Klaim Sandiaga Uno Sudutkan Pemerintahan Jokowi 'Dibantai' Emak-Emak di #100RibuDapatApa

Ini semua belanjaan Ibu Tuty untuk hari ini, seluruhnya nggak sampai Rp 100 ribu rupiah. OK, mari kita jembrengin satu-satu.

Klaim Sandiaga Uno Sudutkan Pemerintahan Jokowi 'Dibantai' Emak-Emak di #100RibuDapatApa
tribunnews dan instagram @astutytresnawaty
Sandiaga Uno 'Dibantai' di #100RibuDapatApa 

CALON Wakil Presiden (Cawapres) Sandiaga Uno terkesan menyudutkan pemerintahan era Presiden Joko Widodo (Presiden Jokowi) saat mengklaim bahwa harga bahan pokok naik tajam akibat penguatan dollar terhadap rupiah.

Bahkan Sandiaga Uno menceritakan sebuah kisah yang ia klaim terjadi di Pekanbaru, Riau, dimana seorang ibu bertengkar dengan suaminya lantaran uang belanja Rp 100.000 hanya bisa dipakai untuk membeli cabai dan bawang.

"Di Pekanbaru Ibu Lia cekcok sama suaminya gara-gara uang belanja dikasih Rp 100 ribu pulang cuma bawa bawang sama cabai. Kita bicara ini lepas dari politik prakti, warga terbebani," kata Sandiaga Uno di kawasang Bulungan, Jakarta Selatan, Rabu (5/9/2018) lalu.

Usai klaim Sandiaga Uno, tagar #100RibuDapatApa muncul di instagram dan isinya membantah, bahkan terkesan 'membantai' habis-habisan klaim dan cerita Sandiaga Uno soal ibu di Pekanbaru itu.

Akun instagram @astutytresnawaty menulis 'Itu yang dikasih duit Rp 100 ribu sama suami terus ngakunya cuma cukup untuk beli bawang dan Lombok, coba sini belajar sama Ibu Tuty yuk.

Ini semua belanjaan Ibu Tuty untuk hari ini, seluruhnya nggak sampai Rp 100 ribu rupiah. OK, mari kita jembrengin satu-satu.

Untuk ikan belanjanya sama pagandeng ikan langganan, ikan layang 16 ekor dikasih Rp 25 ribu, ikan Lamuru kecil tinggal 3 ekor dan ikan cepa kecil 1 ekor karena penghabisan jadi total nya cuma Rp 25 ribu. Jadi untuk lauk ikan seluruhnya Rp 50 ribu.

Untuk urusan sayur saya juga punya pagandeng sayur langganan jadi dapatnya murah, nggak pakai nawar lagi . Sayur kangkung 6 ikat Rp 5000, tomat 3 ribu, lombok segenggam 2 ribu, jagung dapatnya 5 ribu untuk 4 jagung, pepaya kecil 5 ribu, Nangka 8 ribu, kentang 2 ribu (masih punya stok wortel di kulkas untuk dimasak sop ), 3 paket daun bawang dan seledri 3 ribu. Jadi total belanja sayur adalah Rp 33 ribu. Dapat bonus daun kemangi gratis.

Jadi total belanja ikan dan sayur seluruhnya Rp 83 ribu, nggak sampai Rp 100 ribu untuk makan enak sekeluarga dengan 6 orang anggota keluarga.

Ini juga belanjanya cuma pencitraan kok karena mau difoto. Biasanya sih cuma belanja ikan ja'jala atau mairo Rp 10 ribu lalu digoreng garing pakai tepung. Anak-anak suka kecuali si bungsu yang terbiasa makan ikan besar.
Karena sekarang weekend anak-anak semuanya kumpul di rumah, jadi harus banyak stok makanan, makanya beli pepaya dan nangka untuk bahan es buah nanti. Tinggal ditambahi jeli dari nutrijel beli di warung langganan harganya Rp 4 ribu sebungkus. Total belanja seluruhnya jadi Rp 87 ribu, belum sampai Rp 100 ribu juga.
Jangan malas masak ya bu-ibu, kurangin jajan, lebih enak dan sehat. Ayuk kembali ke dapur'.

Berikutnya akun instagram @chrissuryani menulis rincian belanjaannya dengan uang Rp 100.000. 

Ayam 1 ekor rp. 35.000
Tempe 1 bungkus rp. 8.000
Daun bawang + seledri rp. 2000
Kulit lumpia 1 bungkus rp. 10.000
Daun singkong rp. 4.000
Buah pepaya rp. 11.000
Ceker ayam di pemotongan ayam 58pcs rp. 5000
Kepala ayam 20pcs di pemotongan ayam rp. 5000
Martabak mini 5pcs rp. 5000
Tomat 1kg rp. 15.000. Hari ini masak soto ceker + lumpia
Besok masak sayur daun singkong + ayam ungkep.

Ya, selain itu masih banyak 'pembantaian' lain terhadap klaim Sandiaga Uno soal Rp 100.000 hanya bisa beli bawang dan cabai.

Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved