Pilpres 2019

Gubernur Ridwan Kamil Komentari Pernyataan Wapres Jusuf Kalla Larang Gubernur Dukung Capres Tertentu

Gubernur Jawa Barat menanggapi pernyataan Wapres Jusuf Kalla terkait larangan kepala daerah dukung Capres tertentu.

Gubernur Ridwan Kamil Komentari Pernyataan Wapres Jusuf Kalla Larang Gubernur Dukung Capres Tertentu
photo collage/wartakotalive.com/tribunnews.com
Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. 

Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin akan berhadapan dengan pasangan baka Capres-bakal Cawapres, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang diusung oleh empat partai politik (parpol).

"2014 Gubernur Ahmad Heriawan, terbuka mendukung capres, berkampanye dan BAHKAN jadi ketua timses Jabar. 2018 beliau juga mendukung terbuka paslon pilgub," tulis Ridwan Kamil di akun twitternya, Sabtu (8/9/2018) seperti ditulis Wartakotalive.com.

Ridwan Kamil juga memberikan contoh gubernur lainnya, yakni Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, yang mendukung pasangan Prabowo-Hatta Rajasa pada Pilpres 2014.

Irwan Prayitno dan Ahmad Heriawan adalah dua gubernur dan politisi yang berasal dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Dukungan yang disampaikan Irwan Prayitno dan Ahmad Heriawan tidak sebatas pernyataan, bahkan langsung menjadi ketua tim sukses Prabowo-Hatta di wilayah masing-masing.

"Bedanya sekaran, saya menyatakan dukungan, tapi menahan diri tidak menjadi ketua timses. Nuhun," kata Ridwan Kamil.

Ketika ditanya salah satu netizen (warganet) apakah nanti tidak malu ketika Jokowi yang didukung Ridwan Kamil kalah di Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan tidak masalah.

Ridwan Kamil pun memberi contoh tahun 2014, Gubernur Ahmad Heriawan (Aher) mendukung Prabowo-Hatta tetapi pemenang Pilpres adalah Jokowi-Jusuf Kalla, tetapi masyarakat Jabar biasa saja. 

Berdasarkan catatan Wartakotalive.com, pada Pilpres 2014, pasangan Prabowo-Hatta secara nasional kalah dari pasangan Jokowi-Jusuf Kalla, tetapi di Jawa Barat pasangan Prabowo-Hatta menang atas pasangan Jokowi-Jusuf Kalla.

Begitu juga di Provinsi Sumatera Barat, pasangan Prabowo-Hatta menang telak atas pasangan Jokowi-Jusuf Kalla.

Menurut Ridwan Kamil, bagi dirinya dan masyarakat Jawa Barat, Pilpres adalah kompetisi rutin semata. 

"2014 Pak Aher mendukung salah satu capres. Dan kalah. Masyarakat Jabar biasa aja. move on. Karena bagi kami, ini adalah kompetisi rutin semata. Masyarakat Jabar sudah dewasa dalam berdemokrasi," tulis Ridwan Kamil.

Inilah twit Ridwan Kamil terkait dukungannya terhadap pasangan Jokowi-Maruf Amin yang banyak mendapat kritik netizen.

@ridwankamil 10h10 hours: 2014 Gubernur Sumbar mendukung terbuka kepada paslon capres. Tidak ada yang salah, selama aturan dan hukum tidak ada yang dilanggar dalam proses politik yang penting ini. Mari berlaku adil dan proporsional. Hatur Nuhun.

@ridwankamil 11h11 hours: 2014 Pak Aher mendukung salah satu capres. Dan kalah. Masyarakat Jabar biasa aja. move on. Karena bagi kami, ini adalah kompetisi rutin semata. Masyarakat Jabar sudah dewasa dalam berdemokrasi.

@ridwankamil 11h11 hours: 2014 Gubernur Ahmad Heriawan, terbuka mendukung capres, berkampanye dan BAHKAN jadi ketua timses Jabar. 2018 beliau juga mendukung terbuka paslon pilgub. Tidak ada pelanggaran hukum dan UU. Bedanya skg, saya menyatakan dukungan, tapi menahan diri tidak menjadi ketua timses. Nuhun

 

Penulis: Suprapto
Editor: Suprapto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved