Gedung Sekolah Nyaris Roboh, Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi: Gagal Lelang

Sebanyak 90 murid SDN 01 Ridhogalih, Kabupaten Bekasi, belajar di gudang logistik milik BPBD.

Gedung Sekolah Nyaris Roboh, Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi: Gagal Lelang
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Gedung sekolah SDN 01 Ridhogalih, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, yang dibangun pada tahun 1975, nyaris roboh karena sudah termakan usia. 

WARTA KOTA, BEKASI---Sebanyak 90 murid SDN 01 Ridhogalih, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi terpaksa belajar di gudang logistik milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi seluas 120 meter persegi.

Kepala Bidang Sekolah Dasar pada Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Heri Herlangga, mengatakan, perbaikan gedung SDN 1 Ridhogalih sebenarnya telah diajukan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pemkab Bekasi 2016.

Namun, pembangunan tidak dilakukan akibat gagal lelang.

Baca: Gedung Sekolah Nyaris Roboh, Pelajar SD Ridhogalih Belajar di Gudang Logistik BPBD Kabupaten Bekasi

"Kondisinya sekarang memang sangat memprihatinkan, sehingga pada 2019
akan kami ajukan lagi untuk pembangunan ulang," kata Heri.

Menurut dia, pemindahan para murid ke sekolah lain tidak dimungkinkan karena posisi sekolah harus dekat dengan domisili para murid.

Makanya, gudang BPBD Kabupaten Bekasi tetap digunakan karena lokasinya berdekatan dengan sekolah. "Kami akan melakukan penataan serta memasang kipas angin di gudang BPBD supaya murid belajar terasa nyaman," jelasnya.

Baca: Tujuh Gedung Sekolah Dasar di Jakarta Utara Dilakukan Rehab Total

Kepala SDN 01 Ridhogalih, Nasen, mengatakan sudah dua tahun puluhan murid mengungsi belajar di gudang milik BPBD. Sebab bila dipaksakan belajar di gedung sekolah, bisa mengancam keselamatan mereka.

"Kondisinya memang cukup memprihatinkan, makanya kita pinjam gudang BPBD untuk aktivitas belajar," kata Nasen, Selasa (11/9/2018).

Nasen mengaku, para murid kerap mengeluhkan kondisi ini karena sangat sulit berkonsentrasi untuk menerima materi pelajaran dari para guru.

Apalagi bila siang hari, kondisi di dalam gudang akan terasa panas karena bagian atapnya terbuat dari seng.

"Suasananya memang tidak tenang karena enam kelas kita satukan belajar di sini," ujar Nasen.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved