Destinasi Wisata Bekasi, Banyak Tidak Tahu Bekasi Punya Wisata Jembatan Cinta dan Hutan Mangrove

Kawasan wisata itu merupakan kawasan Pusat Restorasi dan Pembelajaran Magrove yang terletak di dekat proyek PLTU Muara Tawar.

Destinasi Wisata Bekasi, Banyak Tidak Tahu Bekasi Punya Wisata Jembatan Cinta dan Hutan Mangrove
Warta Kota/Muhamad Azzam
Kawasan Hutan Mangrove dekat proyek PLTU Muara Tawar di Desa Segarajaya, Tarumajaya, Kabupaten Bekasi. 

Menurut Andi, warga setempat, mengatakan, jembatan ini dibangun oleh Kementerian Kemaritiman dan Perikanan (KKP) di akhir tahun 2015, dan ditujukan untuk Pusat Restorasi dan Pembelajaran Mangrove (PRPM) Kabupaten Bekasi.

Pemerintah Kabupaten Bekasi juga terus fokus menggarap untuk mengembangkan wisata itu, seperti dengan melakukan penanaman 1.000 pohon mangrove bersama Yayasan Darma Kasih dan PAL Jaya pada April 2018.

"Sekarang lebih bagus dan terus lebih baik. Pengunjung yang datang juga semakin ramai," katanya.

Widie (21) mengaku baru pertama kali berkunjung ke wisata mangrove Tarumajaya ini. Ia tahu dari temannya yang diunggah foto-foto mangrove di Instagram.

Kawasan Hutan Mangrove dekat proyek PLTU Muara Tawar di Desa Segarajaya, Tarumajaya, Kabupaten Bekasi.
Kawasan Hutan Mangrove dekat proyek PLTU Muara Tawar di Desa Segarajaya, Tarumajaya, Kabupaten Bekasi. (Warta Kota/Muhamad Azzam)

"Saya tahu dari teman, lihat di IG-nya. Saya tanya-tanya lokasi di mana, sudah saya kunjung. Ternyata indah dan cantik," katanya.

Begitu juga Yayah (20), warga Cikarang, sengaja memilih kawasan mangrove Tarumajaya untuk mengisi liburnya dikarenakan murah dan juga indah untuk berfoto.

"Bagus saja pemandangannya, saya lebih suka liburan ke tempat-tempat alam begini," katanya saat berbincang dengan Warta Kota.

Kawasan Hutan Mangrove dekat proyek PLTU Muara Tawar di Desa Segarajaya, Tarumajaya, Kabupaten Bekasi.
Kawasan Hutan Mangrove dekat proyek PLTU Muara Tawar di Desa Segarajaya, Tarumajaya, Kabupaten Bekasi. (Warta Kota/Muhamad Azzam)

Yayah datang berdua temannya menggunakan sepeda motor. Meskipun jalan yang ditempuh cukup jauh. Tapi semua rasa lelah itu terbayar ketika melihat pemandangan hutan mangrove ini.

"Lumayan perjalanan bisa satu jam dari rumah. Jalannya juga agak rusak, ya tapi kebayarlah sama pemandangannya. Angin laut enak saja," katanya.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help