TPS Ngga Ada, Warga Buang Sampah di Tepi Jalan Raya Kali CBL Kabupaten Bekasi

Sampah dominan sampah plastik dan rumah tangga. Bahkan sampah yang mengering pertanda tumpukan itu sudah dibiarkan begitu saja.

TPS Ngga Ada, Warga Buang Sampah di Tepi Jalan Raya Kali CBL Kabupaten Bekasi
m18/muhammad azzam
TUMPUKAN sampah di tepi Jalan Raya Kali CBL (Cikarang-Bekasi-Laut), Kabupaten Bekasi, memenuhi permukaan kali, Senin (10/9/2018). 

PEMANDANGAN tumpukan sampah terlihat di Jalan Raya Kali CBL (Cikarang-Bekasi-Laut) Kabupaten Bekasi.

Pantauan Warta Kota, sampah itu berserakan di pinggir jalan, baik sisi kiri maupun kanan jalan.

Sampah dominan sampah plastik dan rumah tangga. Bahkan sampah-sampah mengering pertanda sampah sudah dibiarkan lama begitu saja di jalan tersebut.

Tumpukan sampah itu mulai terlihat ketika melewati Jalan Raya Kali CBL Kecamatan Tambun, Cibitung dan Tambelang.

Tidak hanya sampah, Jalan Raya Kali CBL juga rusak dan minim penerangan jalan.

Sampah juga tidak hanya berada di jalan, tetapi juga tumpukan sampah terdapat di Kali CBL.

Dedi Junaidi (30) warga sekitar mengungkapkan pemandangan tumpukan sampah sudah biasa terlihat di kawasan tersebut.

TUMPUKAN sampah di tepi Jalan Raya Kali CBL (Cikarang-Bekasi-Laut), Kabupaten Bekasi, Senin (10/9/2018).
TUMPUKAN sampah di tepi Jalan Raya Kali CBL (Cikarang-Bekasi-Laut), Kabupaten Bekasi, Senin (10/9/2018). (m18/muhammad azzam)

Terkadang tumpukan sampah itu dibakar warga agar mengurangi volume sampah.

"Ya kadang suka kita bakar, biar tidak semakin banyak sampahnya," kata Dedi.

Dedi menjelaskan tumpukkan sampah terjadi dikarenakan jauhnya lokasi pembuangan sampah yang disediakan Pemerintah Kabupaten.

Lanjut Dedi, warga terpaksa membuang sampah di jalan dikarenakan kurangnya fasilitas dan sarana untuk mengangkut sampah.

"Ya petugas yang angkut-angkut sampah saja jarang. Kalaupun ada kan harus bayar, ngangkutnya lama lagi. Jadi ya mending kita buang sendiri dan bakar aja," jelasnya.

Dedi berharap agar Tempat Pembuangan Sementara (TPS) dan petugas pengangkut sampah diperbanyak.

"Kita mau buang kemana bingung. Ngga ada yang ngangkut. Masak kita harus ke TPS di Tambun kan lokasinya jauh. Tolonglah agar TPS dibangun," katanya.

TUMPUKAN sampah di tepi Jalan Raya Kali CBL (Cikarang-Bekasi-Laut), Kabupaten Bekasi, Senin (10/9/2018).
TUMPUKAN sampah di tepi Jalan Raya Kali CBL (Cikarang-Bekasi-Laut), Kabupaten Bekasi, Senin (10/9/2018). (Istimewa)

Kendala Bangun TPS

Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Jaoharul Allam mengaku kesulitan untuk membangun TPS maupun tempat sampah di kawasan tersebut.

Hal itu dikarenakan kawasan tersebut bukan aset Pemkab, tetapi milik Perum Otoritas Jatiluhur, Perum Jasa Tirta II dan Tirta Bhagasasi.

"Kesalahan dong kalau kita main bangun saja aset Pemda di tanah orang. Selama ini kita sudah bertemu semua pihak itu untuk penyelesaian persoalan kebersihan lingkungan, cuman belum ada respon," ujarnya.

Jaoharul mengatakan pihaknya pernah kala itu membersihan seluruh kawasan tersebut dari tumpukan sampah, tetapi malah dipermasalah pemilih lahan.

TEPI jalan Jalan Raya Kali CBL (Cikarang-Bekasi-Laut), Kabupaten Bekasi, yang kerap dijadikan lokasi pembuangan sampah oleh warga setempat, Senin (10/9/2018).
TEPI jalan Jalan Raya Kali CBL (Cikarang-Bekasi-Laut), Kabupaten Bekasi, yang kerap dijadikan lokasi pembuangan sampah oleh warga setempat, Senin (10/9/2018). (Istimewa)

"Jadi kita ini bingung. Bukan kita diam saja. Mangkanya langkah kita menggunakan petugas lingkungan pengangkut sampah, sampahnya di buang ke TPS 3 R Tambun," jelasnya.

Ia meminta warga meningkatkan kesadarannya untuk tidak membuang sampah sembarangan.

"Ini kan perlu kesadaran masyarakat juga, kebanyakan mereka tidak sabar atau malas sehingga pas berangkat kerja sampah dijinjing lalu dilemparkan ke pinggir jalan," paparnya. (M18)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help