Home »

News

» Jakarta

Lewat Yayasan Al Ashriyyah Nurul Iman, Sandi Buktikan Kewirausahaan Bangkitkan Kemandirian

Sekolah ini dibangun dan dibiayai dari hasil usaha Habib Saggaf dan istrinya sehingga menghadirkan pendidikan berkualitas yang bebas dari segala biaya

Lewat Yayasan Al Ashriyyah Nurul Iman, Sandi Buktikan Kewirausahaan Bangkitkan Kemandirian
Kompas TV
Sandiaga Uno saat bersama Ustaz Solmed (kiri), Minggu (2/9). 

TANPA bantuan pemerintah, namun sukses mencetak ratusan ribu santri dan penghafal Al Quran, Yayasan Al Ashriyyah Nurul Iman diungkapkan Sandiaga Salahudin Uno menjadi bukti manfaat dari kewirausahaan.

Bukan hanya mandiri, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat lewat pendidikan.

Keterangan tersebut diungkapkannya lewat status twitternya, @sandiuno; pada Senin (10/9/2018).

Dalam postingan, dira menyebut jiwa kewirausahaan atau enterpreneurship dapat menolong sesama. (https://twitter.com/sandiuno/status/1039017294620323840)

"Saat berada di Bogor pekan lalu, saya berkesempatan mengunjungi Islamic Boarding School Nurul Iman. Sekolah ini dibangun dan dibiayai dari hasil usaha Habib Saggaf dan istrinya, Umi Waheeda sehingga menghadirkan pendidikan berkualitas yang bebas dari segala biaya," tulisnya.

Dalam video yang diunggahnya, Sandi-sapaan Sandiaga Salahuddin Uno; yang ditemani Habib Saggaf dan Umi Waheeda itu menceritakan pengalaman menariknya ketika berkunjung melihat usaha sekaligus pesantren yang terletak di Jalan Nurul Iman Nomor 1, Warujaya, Parung, Bogor, Jawa barat pada Minggu (2/9/2018).

"Hari ini saya dikasih liat untuk pertama kali di Islamic Boarding School Nurul Iman kita yang luar biasa ini semua free of charge (bebas biaya), free educations (pendidikan gratis) yang didanai oleh social enterpreneurship, unit-unit usaha seperti tadi pabrik roti, pabrik makanan," cerita suami Nur Asia itu.

Menurutnya, kewirausahaan sosial yang dilakukan oleh kedua pasangan suami-istri itu sangat menginspirasi. Pasalnya tanpa bantuan pemerintah, keduanya dalapat mengelola lembaga pendidikan yang kini dihuni sebanyak 15.000 anak.

"Jadi Umi (Umi Waheeda) ini menunjukkan gerakan kewirausahaan kita dengan berbasis sosial akan lahir institusi pendidikan yang kuat dan bisa membuka lapangan kerja seluas-luasnya. Ini adalah inspirasi yang menurut saya luar biasa sekali," ungkap Sandi.

"Saya lihat ini dengan mata kepala sendiri bahwa Umi dan Habib secara real, secara konkrit, 15.000 santri itu semuanya didanai makan, akomodasinya, tempat tinggal semuanya dari kegiatan usaha. Social enterpreneurship tanpa sedikit pun bantuan dari pemerintah," tambahnya. (dwi)

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help