Keluarga Korban Kecewa Pelaku Penusukan Hanya Divonis 4 Tahun Penjara

Keluarga korban mengaku kecewa pelaku penusukan dalam tawuran siswa SMK hanya divonis empat tahun penjara.

Keluarga Korban Kecewa Pelaku Penusukan Hanya Divonis 4 Tahun Penjara
Warta Kota/Zaki Ari Setiawan
Pengadilan Tangerang menjatuhkan vonis hukuman penjara kepada terdakwa penusukan dalam tawuran siswa SMK. 

PUTUSAN hakim Pengadilan Negeri Tangerang yang memvonis FF sebagai terdakwa penusukan seorang siswa SMK menuai kekecewaan dari pihak keluarga korban.

Sidang putusan yang dimulai hari Senin (10/9/2018), sekira pukul 14.00 WIB ini dipimpin oleh Hakim Tuty Hariyanti besarta Jaksa Penuntut Umum (JPU), Balai Pemasyarakatan (Bapas), dan kuasa hukum terdakwa.

Berdasarkan pantauan Warta Kota, ruang sidang FF yang terbuka untuk umum itu dipenuhi banyak orang yang ingin melihat langsung hasil putusan hakim.

Setelah hakim Tuty memutuskan vonis empat tahun penjara, sontak para pengunjung yang berasal dari keluarga korban menunjukan gelagat tidak terima.

"Yah masa empat tahun aja," ungkap seorang wanita paruh baya yang mengenakan jilbab kuning dengan pakaian senada.

Seorang pria berpakaian putih juga menunjukan sikap serupa, ia memukulkan tangannya ke sebuah papan kayu sebagai bentuk kekecewaan.

Ayah korban penusukan tersebut, Ifan Sofian yang menghadiri sidang putusan, kecewa dengan putusan hakim tersebut.

"Nyawa empat tahun," ungkap Ifan bernada tinggi di luar ruang sidang.

Pihak keluarga korban pun enggan berkomentar lebih lanjut terkait hasil putusan hakim Tuty.

Kendati demikian, pihak keluarga terdakwa juga tidak bisa menutupi emosinya.

Tangisan sejumlah perempuan pun pecah di ruang sidang saat mengetahui putusan Hakim Tuty.

Sebelumnya, FF yang masih di bawah umur terlibat tawuran di Jalan Puspitek Raya, Setu Tangerang Selatan pada Selasa (31/7/2018) lalu.

FF menancapkan sebilah parang ke pipi kiri seorang siswa SMK hingga meninggal dunia satu minggu kemudian akibat luka pada batang otak.

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help