Kasus Penembakan, Tidak Terima Motor Dijatuhkan: Deni Tembak Istri Pakai Airsoft Gun

Kasus penembakan, tidak Terima motor dijatuhkan, Deni tembak istri pakai airsoft gun

Kasus Penembakan, Tidak Terima Motor Dijatuhkan: Deni Tembak Istri Pakai Airsoft Gun
Tribun Lampung
Ilustrasi 'airsoft gun' 

"Motornya itu didorong, dirobohin, dan dia malah mikirin motornya daripada jemput istrinya. Jatuh tuh motornya. Terus dia langsung ngamuk ngeluarin tembakan di kantongnya," kata Samin.

Menurut Samin, pelaku sempat menembakkan airsoft gun miliknya sebanyak tiga kali ke arah Yunita.

Baca: Sempat Todongkan Senjata, Ortu Siswa Penganiaya Guru Madrasah ini Punya Airsoft Gun Berizin

Hanya saja ketika itu korban sempat menghindar meski akhirnya mengenai bagian dadanya.

"Pertama enggak kena, malah kena pintu. Terus pas dikejar, baru kena adik saya di dada kanannya. Pada saat ditembak itu, dia enggak langsung jatuh atau pingsan, dia kesakitan sambil nahan badannya," katanya.

Beberapa teman pelaku yang pada saat kejadian berada di lokasi, lalu menggotong Yunita ke RS Puri Medika Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Sementara itu sang pelaku langsung kabur melarikan diri setelah sempat mengacak-acak seisi kamar.

"Suaminya malah ngamuk lagi ke atas kamarnya, ngacak-ngacak kamar. Terus dia kabur atau nggak, saya nggak tahu, cuma pas adik saya dibawa temannya ke Puri Medika, enggak ada yang tahu pihak keluarga," ujarnya.

Selanjutnya Samin melaporkan peristiwa itu ke Polres Metro Jakarta Utara.

Adapun korban saat ini dirujuk ke RSUD Koja, Jakarta Utara dan masih terbaring lemah karena peluru yang ditembakkan masih bersarang di tubuhnya.

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help