Dua Pencuri Modus Kempes Ban Diringkus karena Tertangkap Kamera CCTV

Keduanya ditangkap usai melakukan pencurian dengan modus kempes ban di SPBU Shell Pantai Indah Kapuk (PIK).

Dua Pencuri Modus Kempes Ban Diringkus karena Tertangkap Kamera CCTV
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Petugas Polsek Metro Penjaringan ungkap kasus pencurian dengan modus kempes ban. 

SEJUMLAH dua orang pria bernama Zulkifli (43) dan Masri (40) ditangkap jajaran Polsek Metro Penjaringan.

Keduanya ditangkap usai melakukan pencurian dengan modus kempes ban di SPBU Shell Pantai Indah Kapuk (PIK), Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara.

Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Rachmat Sumekar mengatakan awal mula aksi pencurian tersebut bermula saat para pelaku mengincar Deddy Hardiwijaya (45), seorang nasabah dari Bank BCA Cabang Muara Karang, Senin (3/9).

“Kebetulan korban kemarin itu habis ngambil uang di bank, dan salah satu dari komplotan itu mengintainya,” kata Rachmat, Senin (10/9).

Setelah korbannya keluar dari bank, mereka lalu mengikuti dengan menggunakan sepeda motor. Setibanya di perempatan lampu merah Muara Karang, mereka lalu menjalankan modus kempes ban.

“Pada saat mobil berhenti di lampu merah Muara Karang, salah satu pelaku menempelkan sandal yang telah dipasangi paku ke ban mobil korban,” katanya.

Mengetahui ban mobilnya kempes, korban lalu menepikan mobilnya ketika berada di SPBU Shell PIK. Pada saat itulah para pelaku yang melihat situasi sepi, langsung berinisiatif mengambil barang berharga yang ada di dalam mobil.

“Pelaku tidak mengancam, hanya memanfaatkan kelemahan dari korbannya saja. Total yang diambil Rp 1,4 juta dan 8 lembar uang 100 Dollar AS,” ucapnya.

Sial bagi para pelaku, ternyata aksi mereka tertangkap kamera CCTV SPBU Shell PIK. Tanpa menunggu waktu lama, para pelaku berhasil ditangkap hanya beberapa hari setelah melakukan aksinya.

“Zulkifli dan Masri merupakan komplotan pencuri yang berasal dari Palembang. Zulkifli ditangkap di Bandara Halim Perdanakusuma saat hendak kabur ke Palembang, dan Masri ditangkap di daerah Manggarai, Jakarta Selatan,” katanya.

Sementara itu para pelaku lainnya masih dalam proses pengejaran jajaran Polsek Metro Penjaringan. Pasalnya pada saat beraksi, komplotan tersebut berjumlah tujuh orang dimana lima tersangka lainnya yakni AGS, HBL, DW, BS, dan UJ.

“Tujuh pelaku ini semua asli Palembang, kemudian ini (Zulkifli) residivis dan sudah pernah ditahan di Palembang, kasus serupa. Salah satu pelaku berdomisili di Jakarta dan pas mau beraksi, dia menghubungi teman-temannya,” tuturnya.

Atas perbuatannya, Zulkifli dan Masri dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Adapun ancaman hukuman terhadap keduanya yakni hukuman pidana 7 tahun penjara.

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help