Koran Warta Kota

Bus Masuk Jurang Sopirnya Masih Misterius, Kernet Sempat Sembunyi di Aliran Sungai

Dirjen Perhubungan Darat mengatakan bus yang terperosok ke jurang di Jalan Cikidang-Palabuhanratumdiduga kelebihan muatan

Bus Masuk Jurang Sopirnya Masih Misterius, Kernet Sempat Sembunyi di Aliran Sungai
Koran Warta Kota
Headline Warta Kota edisi Senin, 10 September 2018 

Selama proses peninjauan, pihak kepolisian menanyakan perihal kronologi kecelakaan maut tersebut kepada Darisandi.

"Sebelumnya bus ini memang ke Taman Mini sampai (Jumat) malam dan pulang jam 24.00 WIB. Oleh karena acaranya Sabtu sore, jadi bus ini berangkat dari Depok jam 06.00 pagi ke Kemang Bogor menjemput rombongan, diperkirakan perjalanan enam jam tidak berhenti," kata Darisandi saat ditanya polisi.

Pihak kepolisian pun lebih jauh menanyakan proses perjalanan ke Arung Jeram Cikidang.

"Jadi pas di perjalanan ke Arung Jeram Cikidang, bus ini memang sempat berhenti dua kali di SPBU Cikeretek," ujar Darisandi.

Menurut dia, ada dua sopir di dalam bus tersebut. Masing-masing bergantian mengambil kendali bus, yakni Muhammad Adam dan Zahidi.

"Muhammad Adam kernet dan Zahidi sopir, mereka bergantian. Namun kedua orang ini tidak membawa handphone, jadi selama di perjalanan nggak ada kontak sama sekali. Bahkan Adam sempat menghilang usai kejadian. Sementara rekannya, Zahidi, tewas. Tapi saya juga belum bisa memastikan siapa yang megang kendali dalam perjalanan," ucap Darisandi.

Sembunyi di sungai

Sementara itu, Muhammad Adam, kondektur bus pariwisata yang masuk jurang di Jalur Cikidang, Sukabumi, Jawa Barat, berhasil ditemukan.

Dia sebelumnya melarikan diri setelah bus tersebut jatuh ke dalam jurang sedalam 31 meter dan menewaskan 21 orang.

Dilansir Metro TV, kondektur ditemukan saat petugas mengevakuasi badan bus dari dalam jurang. Adam bersembunyi di aliran sungai selama hampir satu hari lamanya.

Diduga karena kondisinya melemah karena luka di kepala, warga di lokasi langsung mengevakuasi kondektur ke salah satu vila.

Polisi kemudian datang dan membawa kondektur ke RS Palabuhanratu untuk ditangani secara medis. Adam digotong dengan menggunakan tandu oleh petugas medis.

Evakuasi bus

Sementara itu, Jalan Raya Cikidang-Palabuhanratu, Sukabumi ditutup sementara selama proses evakuasi bus yang terjun ke jurang.

Pantauan Tribun Bogor, Minggu (9/9) pukul 12.30 WIB, bus bernomor polisi B 7025 SGA dalam posisi miring setelah terjun ke jurang sedalam 31 meter kemarin, Sabtu (8/9).

Petugas sempat kesulitan mengevakuasi bangkai bus pariwisata itu. Petugas mengangkat bangkai bus yang jatuh ke jurang dengan bantuan derek.

Ruas jalan di sekitar TKP steril dari arus kendaraan. Bangkai bus kemudian dibawa ke Polres Sukabumi untuk diperiksa lebih lanjut.

Ruas Jalan Raya Cikidang-Pelabuhanratupun ditutup sementara karena telah dilakukan evakuasi bangkai bus.

Ratusan warga menyaksikan proses evakuasi. Kemacetan parah pun terjadi di ruas Jalan Cikidang selama evakuasi bus berlangsung.

Polisi mengevakuasi bangkai bus setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui penyebab dan kronologi kejadian.

Tangis pecah

Sementara itu, isak tangis pecah keluarga dan kerabat mewarnai kedatangan 18 jenazah korban kecelakaan di Jalan Cikidang, Sukabumi pada Sabtu (8/9).

Pantauan Tribun Bogor di rumah duka Sinar Kasih, jenazah para korban tiba Minggu (9/9) pukul 03.35 WIB dengan 18 ambulan yang dikawal oleh pihak kepolisian.

Wakapolres Sukabumi Kompol Mujianto menuturkan bahwa 21 orang tewas dalam peristiwa maut bus masuk jurang di Cikidang. Dari 21 korban tersebut 18 diserahkan di rumah Duka Sinar Kasih Batu Tulis, Bogor.

"Ada 21 korban tewas, 18 kita serah terima di Sinar Kasih, 2 jenazah langsung dibawa oleh keluarga dari Sukabumi dan 1 jenazah masih di rumah sakit menunggu pihak keluarga," katanya.

Seperti diberitakan, rombongan karyawan PT Catur Putra Raya pada Sabtu berangkat dari Bogor menggunakan empat minibus menuju objek wisata arung jeram Cikidang. Salah satu bus yang mengangkut 35 penumpang dan dua awak bus tiba-tiba oleng dan masuk ke jurang sedalam 31 meter di Cikidang. (Tribun Bogor/Kompas.com/MetroTV)

Baca selengkapnya di Harian Warta Kota edisi Senin, 10 September 2018

Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help