Terowongan KRL Dipo Lama Kini Menjadi Berwarna

Terowongan KRL Dipo Lama yang menghubungkan Kampung Cagar Alam, Pancoran Mas dengan Jalan Raya Citayam suasananya kini berbeda.

Terowongan KRL Dipo Lama Kini Menjadi Berwarna
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Terowongan KRL Dipo Lama yang merupakan jalan penghubung alternatif dari Kampung Cagar Alam, Pancoran Mas dengan Jalan Raya Citayam, Kelurahan Ratu Jaya, Depok, belakangan ini menjadi jauh lebih indah dari sebelumnya yang terkesan kotor, kumuh dan penuh sampah. 

"Kalau malam, saat kami masih menggambari dinding terowongan, masih banyak warga yang datang. Ada yang nyumbang, apa saja, baik minuman atau makanann atau uang, dan banyak juga yang berselfi ria," katanya.

Ray memperkirakan sekitar sepekan ke depan penggambaran terowongan dinding KRL Dipo Lama akan selesai.

"Panjang dinding kiri dan kanan sekitar 30 meter dengan tinggi 4 meter. Dengan dinding cukup luas ini, kita lumayan bebas berekspresi," kata dia.

Setelah ini kata Ray, Relawan Berwarna akan berupaya mencari tempat dan titik lainnya agar lingkungan yang terkesan kumuh terselamatkan dan menjadi jauh lebih indah.

Salim (35), warga Cagar Alam, Pancoran Mas, Depok, yang biasa melintas di terowongan mengaku sangat mengapesiasi apa yang dilakukan para Relawan Berwarna di sana.

"Hebat mereka. Terowongan yang tadinya kumuh dan penuh sampah jadi keren sekarang. Semoga setelah ini benar-benar gak ada lagi orang yang buang sampah di sana," katanya.

Nina (33), warga Citayam, Depok, mengatakan hal yang sama. Bahkan kata dia, lokasi terowongan kini menjadi instagramable, terutama saat malam hari.

"Kalau malam lebih instagramable terowongan Dipo Lama. Keren banget sekarang di sana. Dulu terowongan serem kalau malam, sekarang jadi cakep," katanya.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved