Terkendala Tunjangan, Aparatur di Bekasi Gadai Perhiasan Bayar Cicilan Motor

Seretnya tunjangan membuat sejumlah aparat Pemkot Bekasi terpaksa menggadaikan barang untuk membayar cicilan.

Terkendala Tunjangan, Aparatur di Bekasi Gadai Perhiasan Bayar Cicilan Motor
Tribunnews.com
Pegadaian 

“Uang tabungan itu juga sebetulnya dari TPP. Jadi keberadaan TPP sangat diandalkan di kalangan pegawai, apalagi saya yang hanya staf,” kata PR.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bekasi, Sopandi Budiman memastikan, keterlambatan itu hanya beberapa hari saja. Penyebabnya, karena ada evaluasi penggunaan anggaran APBD 2018. “Hari Senin (10/9) juga sudah cair kok tunjangan seluruh pegawai,” katanya.

Sopandi menambahkan, dalam evaluasi itu pihaknya telah membahas sejumlah penggunaan anggaran yang lebih prioritas dan tidak pada APBD 2018, sehingga, hasilnya akan dilimpahkan dalam penggunaan anggaran perubahan. “Semuanya akan kami bayar dan keterlambatan itu karena masalah waktu saja, bukan tidak ada duitnya,” jelasnya.

Dia menjelaskan, pemakaian anggaran prioritas seperti biaya kesehatan, biaya pembangunan infrastruktur, dan biaya pendidikan.

Sedangkan, biaya yang tidak prioritas, tidak akan dianggarkan dalam APBD-Perubahan nanti seperti biaya perjalanan dinas, dan biaya pembuatan baju seragam.

“Jadi sudah dipilah mana yang penting dan tidaknya,” katanya.

Menurut dia, seluruh biaya TPP itu dibayar melalui anggaran APBD 2018. Pada pagu anggaran belanja pegawai tercatat biaya itu sebesar Rp 2,4 triliun.

Dana sebesar itu termasuk untuk membayar seluruh pekerja kontrak dan lain-lain.

“Sebetulnya terlalu dini jika dibilang anggaran Kota Bekasi mengalami defisit,” ungkapnya.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help