Kasus Asusila

Satpol PP Gerebek dan Obrak-abrik Tempat Pijat di Tangerang, Terapis Kepergok Bugil dan Mesum

JLO sebuah griya pijat yang disinyalir menyediakan layanan esek-esek di Cipondoh, Kota Tangerang digerebek pada Sabtu (8/9/2018) malam.

Satpol PP Gerebek dan Obrak-abrik Tempat Pijat di Tangerang, Terapis Kepergok Bugil dan Mesum
Warta Kota/Andika Panduwinata
JLO sebuah griya pijat yang disinyalir menyediakan layanan esek - esek di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang digerebek pada Sabtu (8/9/2018) malam. Petugas Satpol PP Kota Tangerang yang mengobrak-abrik lokasi tersebut. 

JLO sebuah griya pijat yang disinyalir menyediakan layanan esek-esek di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang digerebek pada Sabtu (8/9/2018) malam.

Petugas Satpol PP Kota Tangerang yang mengobrak - abrik lokasi tersebut.

Dalam penertiban itu, petugas yang dibantu oleh jajaran TNI dan Polri merangsek masuk ke dalam griya.

Petugas memeriksa satu persatu ruangan didalam gedung berlantai 2, kendati sebelumnya sempat dihalangi - halangi pemilik griya.

Aparat yang melakukan penyisiran di tiap ruang hanya dipisahkan oleh skat papan triplek tersebut, memergoki tiga terapis.

Disinyalir sedang berbuat mesum di ruangan itu.

“Ada tiga pasangan yang kami duga sedang berbuat mesum karena saat kami amankan ketiganya nyaris bugil,” ujar Gufron Falfeli, Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Kota Tangerang, kepada Warta Kota, Minggu (9/9/2018).

Ia menuturkan dalam operasi penegakan perda No 8 Tahun 2005 tersebut, seluruh terapis dan pengelola griya pijat JLO dibawa ke markas satuan polisi pamong praja.

Untuk selanjutnya didata dan diberikan pembinaan.

“Ada delapan terapis dan satu orang pengelola griya yang kami data untuk diberikan pembinaan,” ucapnya.

Gufron menjelaskan selain melanggar peraturan daerah, keberadaan griya pijat tersebut telah banyak dikeluhkan warga.

“Kami mendapatkan laporan dari masyarakat yang resah akan keberadaan griya pijat tersebut dan kami segera menindak lanjutinya. Dengan mengirimkan petugas untuk mengintai dan setelah benar - benar akurat, atas arahan dari Kasatpol PP kami langsung melakukan tindakan kepada griya pijat itu," kata Gufron.

Menurutnya peran serta masyarakat dalam memberantas prostitusi di Kota Tangerang, disebut Gufron tidak akan dapat optimal. Sehingga ia mengajak seluruh komponen warga agar dapat terus membantu pihaknya dalam memberantasnya.

“Laporkan kepada kami setiap kejadian atau perbuatan yang berpotensi pelanggaran. Akan segera kami tindak lanjuti,” paparnya. (dik)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved