Puluhan Preman Diamankan di Bekasi

Sebanyak 74 pria yang diduga preman terjaring Operasi Cipta Kondisi yang digelar Mapolrestro Bekasi pasa Sabtu (8/9/2018).

SEBANYAK 74 pria yang diduga preman terjaring Operasi Cipta Kondisi yang digelar Mapolrestro Bekasi pasa Sabtu (8/9/2018).

Kegiatan yang diadakan dari siang hingga malam hari ini menyasar tempat-tempat keramaian seperti Pasar Cibitung, Terminal Cikarang, kawasan industri, Stasiun Tambun, Stasiun Cikarang, tempat mangkal angkutan kota (angkot) dan sebagainya.

Kepala Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Komisaris Besar Candra Sukma Kumara mengatakan, pihaknya mengerahkan 121 personel dari tingkat polres hingga polsek.

Sasaran operasi ini, kata dia, adalah kejahatan jalanan seperti premanisme, pencurian, perampokan, tawuran, penganiayaan, peredaran miras hingga narkotika.

“Kegiatan ini sebetulnya rutin dilakukan oleh tingkat polsek setiap akhir pekan. Tapi kali ini kita lakukan serentak di seluruh polsek di wilayah hukum Kabupaten Bekasi,” kata Candra pada Minggu (9/9).

Menurut dia, pria yang diduga preman itu diamankan karena tidak mampu menunjukkan identitasnya berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Selain itu, diamankannya puluhan pria berusia sekitar 20-40 tahun ini juga berkat informasi masyarakat yang resah dengan keberadaannya.

Masyarakat ada yang melapor menjadi korban pemalakan atau pemerasan yang dilakukan oleh sejumlah preman.

Bahkan bila permintaannya tidak dituruti, mereka tidak segan mengancam atau melukai korban.

“Kalau ada yang berbuat demikian, petugas langsung menindaknya dengan aturan yang berlaku. Bahkan melakukan tindakan tegas terukur dengan menembaknya bila melawan saat ditangkap,” tegasnya.

Halaman
12
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help