Pilpres 2019

Prihatin dengan Ekonomi Indonesia, SBY Tidak Akan Rayakan Ulang Tahun ke-69

Prihatin dengan keadaan ekonomi Indonesia, Presiden RI ke-4, Susilo Bambang Yudhoyono tidak akan merayakan ulang tahunnya ke-69 pada hari ini.

Prihatin dengan Ekonomi Indonesia, SBY Tidak Akan Rayakan Ulang Tahun ke-69
instagram Agusyudhoyono
Keluarga SBY saat menghadiri pernikahan 

TIDAK berubah dan tetap bertahan di angka Rp 14.820 per USD hingga hari ini, Minggu (9/9/2018), kurs rupiah terhadap dolar menjadi indikator melemahnya ekonomi Indonesia.

Prihatin dengan keadaan ekonomi Indonesia, Presiden Republik Indonesia ke-4, Susilo Bambang Yudhoyono tidak akan merayakan ulang tahunnya ke-69 yang jatuh pada hari ini.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Andi Arief.

Pria yang akrab disapa SBY itu pun telah menginstruksikan kepada seluruh kader Partai Demokrat untuk membatalkan perayaan Ulang Tahun Partai Demokrat yang juga jatuh pada tanggal yang sama, 9 September 2018.

Alasannya, karena Indonesia tengah berduka.

Baca: Ini Pesan Ahok Dari Mako Brimob Soal Ahok Nikah Lagi dan Isu Pindah Agama

"Besok, Ulang tahun SBY dan Partai Demokrat. Tidak akan dirayakan dengan gegap gempita, karena berempati dengan situasi yang sedang dihadapi pemerintah dan rakyat," ungkap Andi Arief dalam siaran tertulis pada Minggu (9/9/2018).

Andi Arief menyinggung keterangan Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani Indrawati yang menyebut ekonomi Indonesia tengah dilanda badai sempurna.

Badai yang menurutnya hanya terjadi ketika masa pemerintahan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

"Jika ada Badai yang sempurna maka ada Badai yang sederhana. Kalaupun ada badai sempurna, apakah itu untuk terakhir kalinya di masa-masa sekarang," jelas Andi.

"Statemen Badai yang sempurna dari SMI cukup mengkhawatirkan. Pertama, ada kesan jalan ekonomi Jokowi memang menentang badai tapi tak memperkirakan kesempurnaannya. Bahasa lainnya, salah hitung. Konsekuensinya soal kepercayaan rakyat pada hitungan-hitungan selanjutnya," jelasnya.

Pelemahan ekonomi yang tidak ditanggapi pemerintah dipastikannya akan membawa duka kepada rakyat, khususnya masyarakat yang termasuk dalam kategori prasejahtera.

Baca: Jawaban Ahok Pindah Agama atau Tidak Versi Adiknya

Mereka katanya akan merasakan kesulitan membali bahan makanan pokok.

"Kedua, Badai yang sempurna akan menyisakan penderitaan yang juga sempurna. Bagi rakyat yang tergabung dalam 40 persen penduduk yang miskin dan mendekati serta sangat miskin seharusnya itulah perhatian kita. Pelemahan rupiah ini bisa merembet kemana-mana dan rakyat kecil cepat atau lambat akan merasakan hal-hal baru akibat pelemahan ini," ungkapnya.

Karena itu lanjutnya, perayaan Hari Ulang Tahun ke-69 SBY dan HUT ke-17 Partai Demokrat akan diganti dengan membantu rakyat. Sesuai dengan instruksi SBY beberapa hari lalu.

"Tiga hari Lalu SBY membuat instruksi kepada seluruh kader demokrat agar : 'Bantu Rakyat yang sedang mengalami kesulitan'," kata Andi Arif. (dwi)

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved