PMKS Melahirkan Bayi Laki-laki di Kolong Tol Flyover Rawa Buaya, Suaminya Menghilang

WATI (39), penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS), ditemukan tidak berdaya usai melahirkan sesosok bayi laki-laki, Andi Sadeli.

PMKS Melahirkan Bayi Laki-laki di Kolong Tol Flyover Rawa Buaya, Suaminya Menghilang
WARTA KOTA/PANJI BASKHARA RAMADHAN
Wati (39), penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS), melahirkan bayi laki-laki di Kolong Tol Flyover Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (8/9/2018) sekitar pukul 08.00 WIB. 

WATI (39), penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS), ditemukan tidak berdaya usai melahirkan sesosok bayi laki-laki, Andi Sadeli.

Wati ditemukan oleh jajaran petugas Satgas Pelayanan, Pengawasan, dan Pengendalian Sosial (P3S), Suku Dinas Sosial (Sudinsos) Kota Jakarta Barat, di areal Kolong Tol Flyover Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (8/9/2018) sekitar pukul 08.00 WIB.

Bayinya sempat terlilit tali pusat, namun kini bayi dan ibunya dalam kondisi selamat setelah dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cengkareng.

Wati (39), penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS), melahirkan bayi laki-laki di Kolong Tol Flyover Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (8/9/2018) sekitar pukul 08.00 WIB.
Wati (39), penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS), melahirkan bayi laki-laki di Kolong Tol Flyover Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (8/9/2018) sekitar pukul 08.00 WIB. (WARTA KOTA/PANJI BASKHARA RAMADHAN)

Warga Cipayung, Jakarta Timur yang kini masih mencari-cari keberadaan suaminya itu, bersyukur lantaran anak laki-lakinya kini dalam kondisi sehat. Sebelumnya, ia mengatakan tak tahu siapa yang harus dimintai tolong ketika perutnya sudah terasa mulas.

"Enggak ada yang menolong saya, melahirkan sendiri di kolong tol. Usai melahirkan di kolong tol, saya sudah lemas enggak bergerak. Cuma sanggup menyusui anak saya saja," tuturnya, Minggu (9/9/2018).

Amir, Koordinator Pelayanan, Pengawasan, dan Pengendalian Sosial (P3S) Sudinsos Kota Jakarta Barat mengatakan, yang pertama kali menemukan Wati dalam kondisi lemah adalah seorang pedagang asongan, pagi tadi.

"Jadi warga sekitar mengatakan memang Wati ini tinggal bersama suaminya yang kerjanya itu buruh serabutan. Saat melahirkan, sang suami ini enggak tahu, karena tidak ada saat kejadian ya. Sampai sekarang, kami masih fokus untuk memulihkan kondisi sang ibu dan bayi sampai betul-betul sehat. Sekarang Wati sudah berada di Panti Kedoya," paparnya. (*)

Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help