Pilpres 2019

Pastikan Ahok Dukung Jokowi-Maruf Amin, Kakak Kandung: Negawaran Tidak Punya Sifat Pendendam

Menurut Andi Analta Amier, Ahok yang merupakan seorang negawaran, tidak memiliki sifat pendendam.

Pastikan Ahok Dukung Jokowi-Maruf Amin, Kakak Kandung: Negawaran Tidak Punya Sifat Pendendam
TRIBUNNEWS/YANUAR NURCHOLIS MAJID
Andi Analta Amier, kakak angkat Ahok, di Gedung Joang, Jakarta Pusat, Minggu (9/9/2018). 

ANDI Analta Amier, kakak angkat mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), memastikan adiknya tetap mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019.

Hal itu terlepas dari adanya sosok Ma'ruf Amin, yang sempat menjadi salah satu saksi yang memberatkan Ahok di persidangan kasus penodaan agama, yang menjerat mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

"Kalau menurut dari orang yang punya jiwa kenegaraan, tentu tidak campur baur, antara dendam dengan kebijakan-kebijakan yang berkaitan sama dengan hal-hal yang diambil oleh khususnya Pak Jokowi sendiri, yang ambil keputusan. Jadi dia tidak ingin mengintervensi itu, tetep dukung Jokowi," tutur Andi Analta Amier di Gedung Joang, Jakarta Pusat, Minggu (9/9/2018).

Baca: Ahok Bakal Nikah Lagi, Kakak Angkat: Dia Buang Angin Aja Diberitain, Apalagi yang Kayak Gini-gini

Menurut Andi Analta Amier, Ahok yang merupakan seorang negawaran, tidak memiliki sifat pendendam.

"Dia negarawan, negawaran tidak punya sifat pendendam," tegas Andi Analta Amier.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengaku menerima surat dari Ahok.

Baca: Pernah Bawa 55 Kilogram Sabu dari Malaysia, Anggota DPRD Langkat Ibrahim Hong Kong Raib Saat Dikejar

Hal tersebut ia sampaikan saat memberikan sambutan pada acara deklarasi dukungan terhadap Jokowi-Ma'ruf Amin oleh tim #CAKRA19. Menurut Luhut, Ahok tidak pernah marah kepada Ma'ruf Amin.

"Ada yang bilang ke saya Pak Ahok marah. Pak Ahok kirim surat ke saya, 'Saya senang pak, kalau ke luar penjara saya ikut kampanye'," ungkap Luhut di kawasan Jakarta Pusat, Minggu (12/8/2018). (Yanuar Nurcholis Majid)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved