Partai Demokrat Minta Roy Suryo Kembalikan Barang Kemenpora dalam Waktu Tujuh Hari

Roy Suryo diminta menyelesaikan masalah tersebut secara baik-baik dan bijaksana.

Partai Demokrat Minta Roy Suryo Kembalikan Barang Kemenpora dalam Waktu Tujuh Hari
Kompas.com
Roy Suryo 

DPP Partai Demokrat meminta Roy Suryo menyelesaikan masalah dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga terkait inventaris negara yang belum dikembalikan, dalam waktu tujuh hari terhitung sejak Jumat (7/9/2018).

"Roy Suryo diberikan waktu tujuh hari untuk menyelesaikan masalah ini," kata Ketua Divisi dan Bantuan Hukum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean, di depan rumah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Jalan Kuningan Timur VII, Setiabudi, Jakarta Selatan, Minggu (9/9/2018).

DPP meminta Roy Suryo yang menjabat Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, menemui pihak Kemenpora dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), yang merilis lebih tiga ribu barang negara yang belum dikembalikan Roy Suryo. Roy Suryo diminta menyelesaikan masalah tersebut secara baik-baik dan bijaksana.

Baca: 3.226 Aset Kemenpora yang Belum Dikembalikan Roy Suryo Nilainya Mencapai Rp 9 Miliar

"Ini jadi kita harap, dengan pertemuan antara kedua belah pihak, kalau juga di sana ada BPK, jadi ketiga belah pihak, kita harapkan masalah ini segera tuntas," ujar Ferdinand Hutahaean.

Sebelumnya, Kemenpora menerbitkan surat tertanggal 1 Mei 2018. Surat tersebut ditujukan kepada Roy Suryo selaku mantan Menpora.

Dalam surat tersebut, Kemenpora meminta Roy Suryo mengembalikan 3.226 barang milik negara. Menanggapi hal tersebut, Roy Suryo merasa difitnah. Ia tidak pernah merasa membawa barang milik negara sewaktu menjabat menteri. Roy Suryo mengatakan tudingan tersebut fitnah dan kental muatan politis.

"Terhadap aset BMN Kemenpora sebanyak 3.226 unit yang disebut-sebutkan masih saya bawa? Padahal tidak sama sekali," ucap Roy Suryo. (Taufik Ismail)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved