Bus Masuk Jurang, Arma dan Tatang Akan Naik Motor dari Bogor ke Sukabumi Cari Informasi Anaknya

Bus masuk jurang di Sukabumi, Arma dan Tatang akan naik motor dari Bogor ke Sukabumi cari informasi anaknya

Bus Masuk Jurang, Arma dan Tatang Akan Naik Motor dari Bogor ke Sukabumi Cari Informasi Anaknya
KompasTV
SEBUAH bus masuk jurang di kawasan Cikidang, Pelabuhanratu, Sukabumi, Sabtu (8/9/2018) siang. Dikabarkan 14 orang tewas. 

Tak lama kemudian, Arma mendapatkan kabar dari teman kerja anaknya yang menginformasikan tentang kecelakaan, termasuk Tanti yang jadi korban.

Berita yang dia dengar anaknya mengalami patah tulang dan dirawat di RS Sekarwangi, Sukabumi.

"Untung anak saya bukan korban meninggal dunia, tapi bagaimana keadaan anak saya, saya belum tau pasti," katanya menangis.

Tanti Alawiyah (17) anak pertama dari tiga bersaudara pasangan Arma seorang ibu rumah tangga dan Tatang (40) pekerja buruh serabutan.

Hingga kini Arma belum mendapatkan keterangan resmi dari pihak perusahaan maupun pihak berwajib perihal kondisi anaknya.

Di rumah yang cukup sederhana, Arma dan Tatang menanti harap-harap cemas kabar anaknya. Sementara tetangga berdatangan memberikan dukungan moril.

Tatang yang kelihatan bingung dan cemas tidak bisa berbuat banyak sambil menunggu pagi datang.

Tatang dan Arma berencana mengendarai sepeda motor menuju Sukabumi untuk melihat kondisi sang anak.

Kecelakaan masuk jurang'>bus masuk jurang sedalam 25 meter, membawa rombongan karya PT Catur Putra Raya Bogor sebanyak 31 orang. Laporan kepolisan 21 orang dinyatakan meninggal dunia akibat kecelakan itu.

Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved