Bus dari Bogor Masuk Jurang di Sukabumi, Data Polisi Menyebutkan Korban Meninggal 21 Orang

Bus asal Bogor masuk jurang di Sukabumi, hasil pendataan akhir yang dilakukan Polres Sukabumi sebanyak 21 orang meninggal dunia.

Bus dari Bogor Masuk Jurang di Sukabumi, Data Polisi Menyebutkan Korban Meninggal 21 Orang
TribunBogor/Kolase FB/Saepul Anwar
BUS masuk jurang di Sukabumi, Sabtu (8/9/2018). 

Hingga pukul 18.00 WIB, menurut Juru Bicara RSUD Palabuhanratu, Bili Agustian, jumlah korban tewas menjadi 23 orang akibat bus yang mengangkut 31 karyawan PT Catur Putra Raya Bogor terjun ke jurang sedalam 25 meter di Kampung Bantar Selang.

"Untuk yang ditangani di RSUD Palabuhanratu sebanyak 21 jenazah dan dua lagi ditangani RSUD Sekarwangi Cibadak," kata Bili Agustian.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban tewas akibat kecelakaan di Desa/Kecamatan Cikidang itu mayoritas dari Bogor dan Depok.

Dari jumlah tersebut baru satu jenazah yang dibawa pulang keluarga korban, yakni Muhamad Darwis, warga Kampung Cipedes, Desa Cilengsing, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi.

Kebanyakan korban yang meninggal dunia tersebut akibat benturan keras di kepala, dada dan lain-lain.

Ditambah saat kejadian banyak korban yang tertindih korban lainnya maupun badan bus yang terguling di dalam jurang sedalam 25 meter.

Tidak menutup kemungkinan jumah korban yang meninggal dunia tersebut bertambah karena masih ada beberapa yang kritis dan belum sadarkan diri akibat luka parah di sekujur tubuhnya.

"Kami masih melakukan pendataan, karena korban seluruhnya tidak dibawa ke RSUD Palabuhanratu tetapi ada yang ke RSUD Sekarwangi," katanya.

Rombongan karyawan PT Catur Putra Raya ini berangkat dari Bogor menggunakan empat unit minibus menuju objek wisata arung jeram Cikidang.

Bus yang paling belakang tiba-tiba oleng dan langsung terjun ke jurang di Kampung Bantar Selang tepatnya ditikungan "letter S".

Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help