Pilpres 2019

Rizal Ramli Sindir Jokowi: Berani Gunakan Peluru Tajam Tapi Takut Hadapi Surya Paloh dan Ratu Utang

Rizal Ramli menyindir Jokowi yang berani gunakan peluru tajam tapi takut hadapi Surya Paloh.

Rizal Ramli Sindir Jokowi: Berani Gunakan Peluru Tajam Tapi Takut Hadapi Surya Paloh dan Ratu Utang
photo collage/wartakotalive.com/tribunnews.com/istimewa
Presiden Joko Widodo dan ekonom Rizal Ramli. 

MANTAN menteri para era Presiden Joko Widodo (Jokowi), Dr Rizal Ramli, menyindir Jokowi terkait terus melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hingga menyentuh angka Rp 15.000/dolar.

Menurut mantan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Sumber Daya Era Jokowi, Rizal Ramli, Jokowi adalah orang pemberani.

Jokowi, kata Rizal Ramli, berani memerintahkan penggunaan peluru tajam pada peringatan Hari Ulang Tahun TNI tahun 2015.

"Pengalaman & pengamatan saya, Pres @jokowi orang berani. Misalnya minta pengunaan peluru tajam Hari ABRI 2015," tulis Rizal Ramli di akun twitternyata, Jumat (7/9/2018).

Baca: Fadli Zon Ingatkan Kubu Sebelah: Yang Dikampanyekan Capres-Cawapres, Bukan Tim Kampanye

Baca: Jaringan Pembobol Kartu Kredit dan Kartu Debit Ditangkap Polisi Polda Metro Jaya

Tetapi, Rizal Ramli menyayangkan sikap Jokowi yang tidak tegas dalam menghadapi konflik kepentingan, terutama berhadapan dengan para politisi pendukungnya serta anggota kabinet.

"Tapi tidak berani jika menyentuh kepentingan vested-interest disekitarnya, spt Mentri Enggar, Mentri BUMN, Ratu Utang dll. Main quota impor + grogoti elektibilitas Jkw," ujar Rizal Ramli.

Bahkan saat dialog di Tv One kemarin, Rizal Ramli sempat menyebut nama Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh di balik impor besar-besaran yang dilakukan oleh Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita.

Enggar adalah kader Partai Nasdem.

Akibat impor yang besar ini, maka nilai rupiah terus merosot karena nilai impor jauh lebih besar dibandingkan nilai ekspor Indonesia.

"Sejak 2 tahun terakhir, resiko makro ekonomi Indonesia semakin meningkat, semakin tidak sehat: defisit neraca perdangangan, current accounts, Balance of payments, primary balance. Itulah mengapa terjadi capital outflow, Rupiah terus merosot. Jangan hanya salahkan faktor external!," tulis Rizal Ramli di twitternya.

Halaman
12
Penulis: Suprapto
Editor: Suprapto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved