Dari Inspirasi Horeka, Inovasi Itu Kunci Sukses Bisnis Kuliner

Menurut aktor Baim Wong, agar bisnis kuliner tetap bertahan maka perlu adanya inovasi terus menerus.

Dari Inspirasi Horeka, Inovasi Itu Kunci Sukses Bisnis Kuliner
Istimewa
LOTTE Grosir berkolaborasi dengan PT Frisian Flag Indonesia (FFI) mempersembahkan acara "Inspirasi Horeka: ‘Kreasi Aneka Dessert Nusantara bersama Frisian Flag'" di Lotte Grosir Pasar Rebo, Jakarta Timur, Kamis (6/9/2018). 

INOVASI tak melulu identik dengan teknologi, tapi juga di bidang kuliner. Semakin meningkatnya inovasi, menjadikan kuliner sebagai bisnis yang menjanjikan.

Melihat hal ini, Lotte Grosir berkolaborasi dengan PT Frisian Flag Indonesia (FFI) mempersembahkan acara yang bertema ''Inspirasi Horeka: ‘Kreasi Aneka Dessert Nusantara bersama Frisian Flag'.

Dalam kegiatan ini, Lotte Grosir dan FFI melibatkan sekitar 400 pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) kuliner di area Jakarta dan sekitarnya.

Mereka mendapatkan ilmu baru berupa membuat kreasi aneka dessert khas Indonesia yang dapat ditambahkan dengan produk taste enhancer krimer kental manis dari FFI yakni Omela yang diharapkan dapat menjadi inspirasi untuk para pelaku UMKM dalam menciptakan inovasi baru.

Kemasan baru

LOTTE Grosir berkolaborasi dengan PT Frisian Flag Indonesia (FFI) mempersembahkan acara
LOTTE Grosir berkolaborasi dengan PT Frisian Flag Indonesia (FFI) mempersembahkan acara "Inspirasi Horeka: ‘Kreasi Aneka Dessert Nusantara bersama Frisian Flag'" di Lotte Grosir Pasar Rebo, Jakarta Timur, Kamis (6/9/2018). (Istimewa)

Di kesempatan yang sama, FF meluncurkan kemasan baru dari Omela yang kini hadir dengan ukuran lebih besar, yaitu 490 gram.

Corporate Affairs Director PT Frisian Flag Indonesia, Andrew F. Saputro, mengatakan, selain ukurannya yang lebih besar, kemasan baru Omela ini juga lebih ramah lingkungan.

Dengan penyertaan label yang tercetak Iangsung pada kaleng, menjadikannya Omela sebagai produk printed can pertama dari FFI, sekaligus menjadi satu-satunya di lini produk sejenis yang saat ini beredar di pasaran

Omela kemasan baru ini pertama yang printed can, artinya kita tidak pakai lagi kertas sebagai label tapi langsung print di kalengnya, sehingga kami berharap bisa berkontribusi menciptakan produk yang ramah lingkungan,” ungkap Andrew dalam acara''Inspirasi Horeka: ‘Kreasi Aneka Dessert Nusantara bersama Frisian Flag' di Lotte Grosir Pasar Rebo, Jakarta Timur, Kamis (6/9).

Andrew menambahkan, kehadiran Omela dalam ukuran yang lebih besar ini, menjawab kebutuhan para pelaku bisnis kuliner juga pengguna rumahan.

"Dengan ukuran yang lebih besar, menjadikannya lebih ekonomis, serta menjadi mitra tepat bagi para pelaku bisnis dalam mendukung usaha mereka, tentunya dengan cita rasa yang pas untuk meningkatkan kelezatan berbagai menu andalan,” terangnya.

Bisnis Kuliner

Head of Sweetened Condensed Milk Frisian Flag Indonesia, Tanti, mengatakan bahwa Omela ditujukan untuk para pelaku bisnis kuliner (Horeka modern dan tradisional). Produk ini telah hadir di Indonesia selama lebih dari 20 tahun.

Dengan rasa yang gurih dan lezat, produk ini paling pas digunakan untuk menambah kenikmatan aneka menu dari beragam kuliner mulai dari kopi, teh, es campur, es buah hingga berbagai macam penganan seperti kue-kue, martabak, pisang dan roti bakar. 

“Kami lakukan berbagai riset dengan berbagai jenis makanan di Indonesia di berbagai kota dan menunjukkan bahwa jika dicampur Omela, maka rasa makanan dan minumannya jadi tambah pas,” ujarnya.

Lebih dari sekedar memenuhi kebutuhan Iidah dan pencernaan, saat ini bisnis kuliner dinilai mampu melengkapi gaya hidup masa kini. 

Berdasarkan data Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), sektor kuliner menyumbang 41,4 persen dari total produk domestik bruto (PDB) ekonomi kreatif Indonesia terbesar dari 16 subsektor yang ditangani Bekraf.

Kehadiran platform aplikasi berbasis transportasi yang membantu memudahkan pemesanan dan pengiriman makanan, juga tak ayal menjadi salah satu faktor pendorong pertumbuhan pelaku UMKM, khususnya di bidang kuliner. 

Inspirasi Horeka

LOTTE Grosir berkolaborasi dengan PT Frisian Flag Indonesia (FFI) mempersembahkan acara
LOTTE Grosir berkolaborasi dengan PT Frisian Flag Indonesia (FFI) mempersembahkan acara "Inspirasi Horeka: ‘Kreasi Aneka Dessert Nusantara bersama Frisian Flag'" di Lotte Grosir Pasar Rebo, Jakarta Timur, Kamis (6/9/2018). (Istimewa)

Untuk itu dukungan terhadap para pelaku bisnis kuliner perlu dilakukan. Seperti halnya yang dilakukan pula oleh Lotte Grosir melalui kegiatan Inspirasi Horeka (Hotel, Restoran, dan Katering) sebagai bagian dari Horeka Day.

Marketing Director PT Lotte Mart Indonesia, Evi Lionawan, mengatakan Inspirasi Horeka telah menjadi agenda reguler yang diadakan sebanyak sebulan dua kali oleh Lotte Grosir Pasar Rebo, Jakarta Timur.

“Kami punya tiga tipe pelanggan, yakni Horeka, retailer dan servis. Horeka ini yang pelanggannya memang paling butuh sekali inspirasi dan inovasi, makannya kami adakan Horeka Day sebulan dua kali untuk kumpul-kumpul dan sharing dengan para pakar kuliner serta partner kami untuk memperkenalkan produk-produk andalan mereka,” ungkap Evi.  

Evi menambahkan, bahwa pihaknya juga mendukung para pelaku UMKM kuliner dengan aktif mengadakan bazar UKM yang bekerja sama dengan Kementerian Koperasi.

“Jadi bapak-ibu yang melalui jalur kementerian atau mungkin jalur lain yang ingin dibantu oleh Lotte untuk menjalani bisnis kuliner, boleh bapak-ibu ngetest jualan di depan Lotte, konsultasi juga bisa, karena kami punya rekan-rekan dari APJI yang bisa sharing bersama untuk merintis bisnis dari awal."

"Yang mau tahu bahan yang paling enak buat bisnis apa, nanti kami kenalin ke supplier dan ahli-ahli bahannya. Kami sangat support, masyarakat tinggal hubungi kami,” tuturnya.

Bakpia Wong Jogya

Turut hadir dalam acara ini yakni aktor sekaligus Pengusaha Kuliner muda, Baim Wong untuk berbagi pengalaman dalam menggeluti bisnis kuliner selama lebih dari 10 tahun.

Baim mengatakan, dirinya mulai menekuni bisnis kuliner sejak 2007. Hingga saat ini bisnis kulinernya terus beragam, mulai dari Bakmi Wong, Balikpapan Premio, hingga Bakpia Wong Jogja.

“Bagi saya, keunikan produk dan kenikmatan rasa menjadi kunci agar dapat bertahan di tengah persaingan bisnis kuliner tanah air. Karenanya, untuk urusan resep dan bahan baku, saya terjun langsung demi menjaga kualltas dan konsistensi rasa pada menu yang saya hadirkan,” jelasnya.  

Menurut Baim agar bisnis kuliner tetap bertahan maka perlu adanya inovasi.

"Tentunya inovasi menu juga perlu terus dilakukan. Kehadiran produk berkualitas yang dapat membantu meningkatkan rasa seperti Omela, jelas membantu pengusaha kuliner seperti saya dalam berinovasi menciptakan ragam menu yang disukai masyarakat luas,” ujar Baim. 

Penulis: Mochammad Dipa
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help