10 Pelaku Pemalakan Sopir Truk di Pertigaan Naga Pondok Ungu Diringkus Polisi

Jairus mengatakan para pelaku mengancam kepada para sopir truk yang tidak memberi uang sesuai yang diminta

10 Pelaku Pemalakan Sopir Truk di Pertigaan Naga Pondok Ungu Diringkus Polisi
Warta Kota/Muhammad Azzam
Polres Metro Bekasi Kota saat menggelar ungkap kasus pemalakan terhadap sopir truk di Pertigaan Naga Pondok Ungu, Jalan Raya Sultan Agung-Kali Abang, Harapan Indah Bekasi, Medan Satria, Kota Bekasi. 

SEBANYAK sepuluh orang preman yang melakukan pemalakan terhadap sopir truk di pertigaan Naga Pondok Ungu Jalan Raya Sultan Agung-Kali Abang, Harapan Indah Bekasi, Medan Satria, Kota Bekasi, berhasil diringkus Tim Buser Polsek Medan Satria, Sabtu (8/9/2018).

Aksi preman pungli yang meresahkan warga, terutama sopir truk viral di media sosial.

Sopir yang melintas di lokasi itu kerap dimintai paksa untuk memberikan sejumlah uang kepada para pelaku.

Polres Metro Bekasi Kota saat menggelar ungkap kasus pemalakan terhadap sopir truk di Pertigaan Naga Pondok Ungu, Jalan Raya Sultan Agung-Kali Abang, Harapan Indah Bekasi, Medan Satria, Kota Bekasi.
Polres Metro Bekasi Kota saat menggelar ungkap kasus pemalakan terhadap sopir truk di Pertigaan Naga Pondok Ungu, Jalan Raya Sultan Agung-Kali Abang, Harapan Indah Bekasi, Medan Satria, Kota Bekasi. (Warta Kota/Muhammad Azzam)

"Berdasarkan laporan masyarakat dan video pungli viral di media sosial, kita langsung tangkap pelaku," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Jairus Saragih, saat rilis di Mapolsek Medan Satria, pada Sabtu (8/9/2018).

Jairus menjelaskan para pelaku yang diamankan memiliki modus bermacam-macam, ada yang modus mengatur lalu lintas adapula yang menjual air mineral dengan harga yang tinggi.

"Modusnya truk lewat dimintai (uang), modusnya mengatur lalu lintas ada yang jual air mineral. Tapi harganya tinggi, dan sopir truk yang melintas wajib beli kalau tidak kena marah dan ancaman," jelasnya.

Jairus mengatakan para pelaku mengancam kepada para sopir truk yang tidak memberi uang sesuai yang diminta yakni segera Rp 5 ribu hingga Rp 10 ribu.

"Memang benar ada ancaman, kalau tidak kasih ada dirusak atau diambil barang-barangnya," jelasnya.

Dari hasil penangkapan, Polisi mengamankan barang bukti berupa uang sebesar Rp 400 ribu berupa uang pecahan logam.

Polres Metro Bekasi Kota saat menggelar ungkap kasus pemalakan terhadap sopir truk di Pertigaan Naga Pondok Ungu, Jalan Raya Sultan Agung-Kali Abang, Harapan Indah Bekasi, Medan Satria, Kota Bekasi.
Polres Metro Bekasi Kota saat menggelar ungkap kasus pemalakan terhadap sopir truk di Pertigaan Naga Pondok Ungu, Jalan Raya Sultan Agung-Kali Abang, Harapan Indah Bekasi, Medan Satria, Kota Bekasi. (Warta Kota/Muhammad Azzam)

Barang bukti yang diamankan didapat dari 10 pelaku yang ditangkap diberbeda tempat.

Para pelaku yang diamankan yaitu AS (41) diamankan di Kaliabang, NF (34) S (49) W (33) dan FY (27) diamankan di Kampung Pondok Ungu, selain itu S (32) MT (41) RW (42) FS (49) dan H (32) diamankan di pertigaan jalan yang berbeda-beda.

Kini, pihak kepolisian akan melakukan gelar perkara untuk menentukan Pasal terhadap masing-masing pelaku yang diamankan.

Akibat perbuatannya, para pelaku dikenakan Pasal 386 KUHPidana Tentang Perkara Pemerasan dengan ancaman hukuman maksimal sembilan bulan penjara. (M18)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved