Warga Sebut Lokasi Dua Balita Tenggelam di Jembatan Kali Cikarang Merupakan Istana Siluman Buaya

Dua balita tewas tenggelam usai tergelincir saat melewati jembatan Haji Karma Kali Cikarang, Bekasi, pada Kamis (7/9/2018).

Warga Sebut Lokasi Dua Balita Tenggelam di Jembatan Kali Cikarang Merupakan Istana Siluman Buaya
Warta Kota/Muhammad Azzam
Sasak atau jembatan Haji Karma Kali Cikarang, Kampung Blokang RT 01 RW 07, Desa Sukamanah, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Kamis (7/9/2018). 

DUA balita tewas tenggelam usai tergelincir saat melewati sasak atau jembatan Haji Karma Kali Cikarang, Kampung Blokang RT 01 RW 07, Desa Sukamanah, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, pada Kamis (7/9/2018).

Kejadian itu terjadi pukul 07.30.

Lokasi tersebut ternyata sudah memakan banyak korban. Berdasarkan informasi warga sudah lima orang tewas, baik anak-anak hingga orang dewasa.

"Total sama baru dua balita itu korban tewas tenggelam ada 5 orang. Kalau kejadiannya ini yang keempat. Ya diluar jembatan licin itu, memang informasinya ada dedemitnya," ujar Rahman (42) warga sekitar, kepada Warta Kota, pada Jumat (7/9/2018).

Baca: Ini Pesan Ahok Dari Mako Brimob Soal Ahok Nikah Lagi dan Isu Pindah Agama

Menurut Rahman selain jembatan Haji Karma, jembatan lainnya di Kali Cikarang juga seringkali terendam air tetapi kejadian tewas selalu saat melintasi jembatan tersebut.

"Jembatan yang sejenis itu kan ada banyak. Tapi kejadian terpelese disitu terus. Mangkanya jembatan itu dulu sempat ditutup dan mau dibongkar," katanya.

Sementara Rosita, warga lainnya mengungkapkan menurut kakeknya lokasi tewasnya dua balita itu merupakan istana siluman buaya putih.

Baca: Juru Bicara PA Alumni 212: Saya Orang Pertama yang akan Terima Hijrahnya Ahok

"Kakek saya kan bisa lihat-lihat gitu. Dia bilang itu kayak istana kerajaan gitu suka minta tumbal. Di kali itu juga kan ada buayanya, dulu pemiliknya suka kasih sajen kayak daging ayam tiap Jumat keliwon, tapi setelah pemilik buaya itu meninggal sudah tidak pernah. Nah barulah terjadi banyak korban tenggelam," ujarnya

Rosita juga menceritakan saat kejadian dua bocah tenggelam juga ada hal aneh, seperti saat tercebur balita itu sempat sulit ditarik warga yang menolong.

"Itu kan yang Alfarizi saat tercebur muncul, pas diangkat malah warga malah warganya hampir ikut tenggelam," ucapnya.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help