Usai Dua Balita Tewas Tenggelam di Kali Cikarang Kampung Blokang, Jembatan Ditutup Kayu

Jembatan tersebut kini tidak lagi bisa dilintasi warga lantaran dikedua ujung jembatan ditutupi kayu dan bambu

Usai Dua Balita Tewas Tenggelam di Kali Cikarang Kampung Blokang, Jembatan Ditutup Kayu
Warta Kota/Muhammad Azzam
Jembatan Haji Karma Kali Cikarang Kampung Blokang, Desa Sukamanah, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, ditutup usai insinden tewasnya dua balita. 

Jembatan Haji Karma Kali Cikarang Kampung Blokang, Desa Sukamanah, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, ditutup usai insinden tewasnya dua balita.

Kedua balita itu tewas tenggelam usai tergelincir ke Kali Cikarang saat melewati jembatan, pada Kamis (6/9/2018) pukul 07.30 WIB.

Pantauan Wartakota, jembatan tersebut kini tidak lagi bisa dilintasi warga lantaran dikedua ujung jembatan ditutupi kayu dan bambu. Kali tersebut juga dipenuhi tanaman eceng gondok yang bercampur sampah.

Jembatan itu memiliki panjang sekitar 15 meter dan lebar 1 meter.

Rosita warga sekitar jembatan itu ditutup pada pagi tadi. Jembatan ditutup agar tidak ada lagi warga yang melintasi jembatan itu.

"Iya pagi tadi jembatan ditutup sama warga. Ya biar engga pada bisa lewat situ lagi," ujarnya saat ditemui Wartakota, pada Jumat (7/9/2018).

Rosita menjelaskan jembatan itu juga sempat ditutup lantaran seringkali memakn korban.

"Waktu kejadian sama tewas tenggelam pernah ditutup tapi engga tahu dibuka lagi. Memang rawan jembatan itu soalnya kan licin, kalau habis tergenang air," ucapnya.

Rosita menyebut jembatan itu berencana akan diperbaiki pemerintah setempat.

"Pak Kades yang baru terpilih si bilang mau dibangun, tapi lihat nanti dulu. Soalnya kalau engga mau diperbaki jembatannya sama warga mau dibongkar saja, soalnya kan suka ada aja warga yang nekad melintas," jelasnya.

Ia menambahkan warga dekat jembatan memang seringkali melarang warga yang ingin melintasi jembatan itu.

"Kalau ada yang melintas suka kita larang dan ingatkan. Tapi yang cucunya pak Herman ini sepertinya lagi engga ada warga yang lihat, jadi tidak ada yang kasih tahu," paparnya. (M18)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help