Terungkap, Foto Pelantikan Donald Trump sebagai Presiden AS Ternyata Diedit

Donald Trump marah ketika dari foto mengetahui warga yang hadir ke pelantikannya jauh lebih sedikit dibanding saat Barack Obama.

Terungkap, Foto Pelantikan Donald Trump sebagai Presiden AS Ternyata Diedit
AFP/kompas.com
FOTO sebelah kiri adalah kondisi sesungguhnya pelantikan Donald Trump sebagai presiden AS pada 21 Januari 2017. Kemudian terungkap adaya rekayasa yang membuat foto pelantikan Trump terlihat lebih ramai didatangi warga AS (kanan). 

Saat Trump menghubungi Reynolds lewat telepon di pagi hari usai pelantikan, di dunia maya sudah beredar foto pelantikan Obama dan Trump. 

Semua foto itu menunjukkan jumlah warga yang hadir di pelantikan Trump jauh lebih sedikit dibandingkan saat Obama dilantik. Salah satu cuitan seorang reporter mengunggah kedua foto pelantikan itu secara berdampingan dan foto itu di-retweet akun seorang pejabat NPS.

Staf komunikasi NPS, yang namanya dicoret tinta hitam dalam dokumen yang dirilis ini, menyatakan kepada penyidik bahwa Reynold meneleponnya setekah berbicara dengan Trump.

Baca: Untuk Lengserkan Donald Trump, Senator AS Ini Usulkan Amandemen ke-25

Reynolds mengatakan, Trump menginginkan foto-foto dari upacara pelantikannya. Staf itu kemudian mengatakan, dia mendapatkan kesan bahwa Presiden Trump menginginkan foto dengan jumlah warga yang hadir lebih banyak karena foto yang dirilis saat itu menunjukkan jumlah warga yang jauh lebih sedikit.

Staf komunikasi ini mengatakan, dia berasumsi foto-foto yang diinginkan Trump harus melalui proses "cropping", tetapi dia mengaku Reynolds memang tidak memintanya secara spesifik.

Staf ini kemudian menghubungi fotografer NPS yang meliput acara tersebut sehari sebelumnya.

Staf kedua, dari departemen hubungan masyarkat NPS, kepada penyidik mengatakan, Spicer menelepon kantornya pada 21 Januari pagi dan meminta foto-foto yang 'secara akurat memperlihatkan jumlah warga yang menghadiri pelantikan'.

Spicer meminta NPS menyediakan sejumlah foto dengan warga memenuhi semua ruangan kosong yag ada. Staf humas ini kemudian menghubungi fotografer NPS untuk memberikan foto-foto tambahan.

Baca: Disebut Rencanakan Pembunuhan Atas Presiden Suriah, Ini Kata Donald Trump

Kerumunan Massa

Sementara fotografer NPS, yang namanya juga dirahasiakan, mengatakan dia dihubungi seorang pejabat yang tak dikenalnya. Pejabat itu meminta agar dia menyediakan sejumlah foto yang memperlihatkan kerumunan massa di upacara pelantikan presdien.

Halaman
123
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved