Selain Timbul Macet, Proyek Duckting Utility di Jalan Tubagus Angke Bikin Pemotor Wanita Ketakutan

Pengendara bermotor mengeluhkan terkait adanya proyek Ducting Utility yang berada di sepanjang Jalan Tubagus Angke

Selain Timbul Macet, Proyek Duckting Utility di Jalan Tubagus Angke Bikin Pemotor Wanita Ketakutan
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Proyek Ducting Utility yang berada di sepanjang Jalan Tubagus Angke, Wijaya Kusuma, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat pada Jumat (7/9/2018). 

PENGENDARA bermotor mengeluhkan terkait adanya proyek Ducting Utility yang berada di sepanjang Jalan Tubagus Angke, Wijaya Kusuma, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat pada Jumat (7/9/2018).

Keberadaan proyek ini menganggu pengguna jalan dan kerapkali timbukan macet.

Pantauan Warta Kota, di jalan yang mengarah ke wilayah Pesing, terlihat adanya lubang yang berukuran besar. Kedalamannya, capai sekitar dua-empat meter.

Keberadaan proyek Ducting Utility ini terpantau memakan setengah jalan yang sehingga dapat menimbulkan ketersendatan arus lalu lintas, di sepanjang Jalan Pangeran Tubagus Angke.

Proyek Ducting Utility yang berada di sepanjang Jalan Tubagus Angke, Wijaya Kusuma, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat pada Jumat (7/9/2018).
Proyek Ducting Utility yang berada di sepanjang Jalan Tubagus Angke, Wijaya Kusuma, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat pada Jumat (7/9/2018). (Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan)

Di lokasi proyek nampak sebuah plang yang pada setiap sisinya menutup lubang besar tersebut.

"Entah proyek galian saluran air ataupun kabel. Namun, sudah lebih dari semingguan lebih lah, itu lubang masih ada. Lubangnya banyak. Lalu, ada juga alat berat yang tengah beropasional membuat lubang seperti itu. Tapi, proyek ini ya jujur saja menganggu kelancaran lalu lintas, di jalan ini. Macet bisa berjam-jam, sebab proyek ini kan memakan setengah badan jalan," ucap salah satu pengendara motor, Devi (36).

Pengendara motor lainnya, Suci (25), mengaku takut saat melintas dekat dengan lubang yang berada di Jalan Pangeran Tubagus Angke.

Dia menyanyangkan lambatnya pengerjaan proyek itu.

"Kalau saya rasa, lubang-lubang ini ada banyak pak. Sampai ke Kawasan Tomang kalau tidak salah. Bukan apa-apa, ini sangat bahaya kalau buat saya wanita yanf pengendara motor. Yah, takut lah. Apalagi kalau macet mepet-mepet di dekat lubang begitu kan bikin takut. Karena, itu lubang besar banget memakan setengah jalan ya," katanya.

Sementara, Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat. mengatakan jika pada proyek Ducting Utility pengerjaan dilaksanakan oleh instansi Bina Marga Jakarta.

"Itu Duckting Utilitas, bukan pengerjaan jajaran SDA ya. Tapi Bina Marga," singkatnya.

Saat dihubungi Riswandi sebagai Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Barat tidak kunjung merespon, baik di via sambungan telepon atau pesan singkat. (BAS)

Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help