Polisi dan Kepala UPK Jamin Kota Tua Bersih dari Preman

Ia bahkan siap bertanggung jawab jika kenyamanan hingga keamanan pengunjung Kota Tua terganggu.

Polisi dan Kepala UPK Jamin Kota Tua Bersih dari Preman
Warta Kota/Henry Lopulalan
Anggota Komunitas Cinta Berkain Indonesia sedang meragakan kain batik dari berbagai daerah ketika mengisi acara Festival Kali Besar 2018, Kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, Kamis (30/8/2018). 

KEPALA Unit Pengelola Kawasan (UPK) Kota Tua Norviadi S Husodo menjamin pengunjung terbebas dari aksi premanisme.

Ia bahkan siap bertanggung jawab jika kenyamanan hingga keamanan pengunjung Kota Tua terganggu.

"Saya yang akan bertanggung jawab. Saya pun pastikan premanisme tak ada di kawasan Kota Tua," tegas Norvi, Jumat (7/9/2018).

Baca: Polisi Kelapa Gading Ringkus Empat Bajing Loncat yang Aksinya Viral di Instagram

Selain menggandeng kepolisian dan TNI, Norvi mengatakan pihaknya akan mengerahkan para petugas keamanan setempat di Kawasan Kota Tua. Dia berharap para pengunjung Kota Tua berani memviralkan dan melaporkan ke petugas, jika melihat atau menjadi korban aksi premanisme.

"Taman Fatahillah, dari jalan Kunir, lorong virgin, lorong budaya, dan Jalan Pos indonesia, semua ada petugas yang berjaga. Bahkan, petugas di Jalan Kalibesar Timur, Kawasan Taman Apung, dan di beberapa lokasi kuliner di Kawasan Kota Tua, juga tak luput penjagaan petugas. Diharap pengunjung Kota Tua tak takut untuk melapor, dan kalau perlu viralkan wajah si preman," papar Norvi.

Kapolsek Metro Taman Sari AKBP Rully Indra Wijiyanto mengatakan, pihaknya berkomitmen memberantas aksi premanisme. Ia juga mengungkapkan operasi wilayah rutin dilakukan antara TNI dan Satpol PP.

Baca: Garuda Raksasa dari Sedap Malam Bisa Jadi Ikon Pasar Bunga Rawa Belong

"Kami patroli lingkar wilayah, baik itu kawasan Kota Tua, Glodok, Jalan Kunir, Jalan Cengkeh, hingga di Stasiun Jakarta Kota. Kami pastikan, zero premanisme di Kawasan Taman Sari. Agar masyarakat lebih terasa aman, kami siapkan di beberapa titik pos-pos kepolisian. Di sejumlah pos itu petugas layani laporan dari masyarakat sekitar," jelasnya.

Untuk kawasan Kota Tua, Rully juga menjamin tidak akan ada aksi premanisme. Tetapi, ia berharap pengunjung serta masyarakat sekitar agar aktif melapor.

"Kami juga mengawasi, buktinya ada pos-pos polisi di situ, fungsinya menjaga kawasan Kota Tua. Kalau gangguan Kamtibmas, kami segera akan lakukan tindak lanjut," ucapnya. (*)

Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved