Suap DPRD Malang

Kasus Suap Seret 41 Anggota DPRD Kota Malang, Ini Cerita Lengkapnya

Dua hari melakukan penggeledahan di Kota Malang, KPK menetapkan Ketua DPRD Kota Malang M Arief Wicaksono sebagai tersangka. Demikian awalnya.

Kasus Suap Seret 41 Anggota DPRD Kota Malang, Ini Cerita Lengkapnya
Surya/Aflahul Abidin
GEDUNG DPRD Kota Malang, Rabu (5/9/2018), tak banyak aktivitas berarti usai 41 anggota DPRD Kota Malang ditahan KPK karena tersangkut kasus suap dan korupsi. 

Puncaknya pada Senin, 3 September 2018 ketika KPK menetapkan tersangka terhadap 22 anggota DPRD Kota Malang.

Ke-22 anggota DPRD Kota Malang itu adalah Arief Hermanto, Teguh Mulyono, Mulyanto, Choeroel Anwar, Suparno Haduwibowo, Imam Ghozali, Mohammad Fadli, Asia Iriani, Indra Tjahyono, Een Ambarsari dan Bambang Triyoso.

Selain itu juga Diana Yanti, Sugiarto, Afdhal Fauza, Syamsul Fajrih, Hadi Susanto, Erni Farida, Sony Yudiarto, Harun Prasojo, Teguh Puji Wahyono, Choirul Amri dan Ribut Harianto.

Dengan begitu, kasus suap itu sudah menyeret sebanyak 43 orang.

Terdiri dari pejabat eksekutif Pemerintah Kota Malang sebanyak dua orang, yakni Jarot dan Anton serta 41 anggota DPRD Kota Malang.

Saat ini, Arief sudah menjadi terpidana dengan vonis 5 tahun penjara. Begitu pun juga dengan Jarot yang divonis 2 tahun 8 bulan penjara dan Anton yang divonis 2 tahun penjara.

Sedangkan, sebanyak 18 anggota DPRD Kota Malang masih menjadi terdakwa dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Surabaya.

Adapun yang 22 anggota dewan masih menjalani masa tahanan sebagai tersangka di Jakarta.

Lumpuh

Sementara itu, dengan terungkapnya kasus tersebut, fungsi legislasi DPRD Kota Malang lumpuh.

Halaman
1234
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved