Suap DPRD Malang

Kasus Korupsi Massal Anggota DPRD Malang Lukai Hati Nurani Rakyat

Ditangkapnya 41 dari 45 anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka suap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dipandang sebagai aib.

Kasus Korupsi Massal Anggota DPRD Malang Lukai Hati Nurani Rakyat
Dokumen Pribadi
Citra Oktavia Mochtar 

WARTA KOTA, PALMERAH---Ditangkapnya 41 dari 45 anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka suap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dipandang sebagai aib yang memalukan.

Bagaimana tidak, wakil rakyat yang seharusnya bekerja demi kepentingan masyarakat justru memanfaatkan jabatan demi kepentingan pribadi.

Politisi PDI Perjuangan, Citra Oktavia Mochtar, mengaku prihatin dengan kejadian tersebut.

Baca: Ketua DPRD DKI Siap Jadi Saksi Nikah Ahok dan Bripda Puput

Citra Oktavia Mochtar mengatakan, tindakan para legislator itu sebagai sesuatu yang menyakiti hati rakyat.

"Saya sangat prihatin terhadap fenomena korupsi massal yang dilakukan oleh DPRD kota Malang. Kejadian itu benar-benar sangat melukai hati nurani rakyat Indonesia lebih-lebih masyarakat kota Malang yang sudah memilih dan memberikan kepercayaan sepenuhnya," kata Citra Oktavia Mochtar melalui pesan tertulisnya, Kamis (6/9/2018).

Baca: Korupsi Massal DPRD Malang Diduga Terima Suap Maksimal Bernilai Rp 50 Juta Per Anggota

Sebagai wakil generasi muda, Citra berharap kepada masyarakat untuk tetap menjaga optimistis bahwa kejadian penangkapan terhadap 41 anggota DPRD yang terjerat kasus korupsi harus dijadikan pelajaran bahwa masyarakat harus tetap berpikir positif dan menghindaru golput.

"Oleh karena itu, untuk mencegah tindakan korupsi tersebut mari kita bersama-sama memilih pemimpin yang kredibel, berintegritas, dan yang memiliki dedikasi yang tinggi terhadap NKRI," kata politisi berusia 25 tahun ini

Citra menyebut, ada dua aspek yang harus diperhatikan untuk memilih pemimpin terutama calon legislatif yang akan berkontestasi pada pileg 2019.

Baca: Rompi Oranye Langsung Dipakai 41 Anggota DPRD Malang karena Suap

Pertama adalah soal aktor.

Aktor di sini maksud Citra adalah calon legislatif yang benar-benar memiliki jejak rekam yang baik, bukan mantan narapidana, dan pelaku tindakan asusila serta perbuatan yang melanggar hukum lainnya.

"Tetapi, calon yang bersih yang benar-benar mengabdi untuk rakyat," kata pemilik paras ayu ini.

"Kedua, sistem pemerintahan harus diperbaiki terutama regulasi yang mengatur tentang pencalonan artinya tidak memberikan kesempatan terhadap pemimpin yang sudah mengkhianati rakyat agar bisa dijadikan efek jera," kata Citra yang akan maju sebagai anggota DPR RI melalui Dapil Surabaya-Sidoarjo.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved