Eriska Kesulitan Belajar Bahasa Belitung dan Chinese Saat Perankan Ibunya Ahok

"Cara berbicaranya tuh susah banget. Tapi itu jadi tantangan akui dalam berakting yah karen sudah lama vakum kemarin," tambahnya.

Eriska Kesulitan Belajar Bahasa Belitung dan Chinese Saat Perankan Ibunya Ahok
Warta Kota
Erisca Rein perankan Buniarti Ningsing, ibunda Basuki Tjahja Purnama alias Ahok 

Untuk menjadi Buniarti Ningsing, ibunda Basuki Tjahja Purnama alias Ahok, bintang sinetron, film, dan model iklan Eriska Rein (24) mengaku kesulitan.

Selain sulit untuk mendalami karakter Buniarti Ningsing, Eriska Rein juga harus belajar mengenai bahasa dan juga logat Blitung dan Chinesse, untuk meyakinkan perannya.

"Sosok ibunya buat saya sharing sama sutradara. Karena saya kan enggak tahu yah bahasa Blitung dan Chinesse seperti apa," kata Eriska Rein ketika ditemui dalam peluncuran teaser film 'A Man Called Ahok' di Metropole XXI Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (6/9/2018).

Eriska mengaku harus bisa mendalami karakter Buniarti selama dua bulan. Mengingat ia harus banyak sekali berbincang-bincang agar mengetahui gesture dan logatnya lebih dalam.

"Sambil mendalami peran, saya juga belajar bahasa Blitung dan Chinesse. Itu cukup susah belajarnya juga," ucapnya.

"Cara berbicaranya tuh susah banget. Tapi itu jadi tantangan akui dalam berakting yah karen sudah lama vakum kemarin," tambahnya.

Menurut Eriska, aksen Blitung dan bahasa Chinesse sangat kental sekali dan cukup sulit untuk dipelajari jika hanya sebentar.

"Semoga perjuangan aku di film ini bisa membuahkan hasil yang baik," ujar Eriska Rein. (Arie Puji Waluyo/ARI).

Penulis: Arie Puji Waluyo
Editor: ahmad sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help