Efek Gas Air Mata Seusai Ricuh Laga Persija Vs Selangor FA, Pelajar SDN 16 Bekasi Dipulangkan

Saat mendatangi sekolah tersebut, di halaman sekolah efek gas air mata tidak terasa.

Efek Gas Air Mata Seusai Ricuh Laga Persija Vs Selangor FA, Pelajar SDN 16 Bekasi Dipulangkan
WARTA KOTA/MUHAMAD AZZAM
SDN 16 Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, terkena imbas gas air mata yang ditembakkan polisi akibat kericuhan yang dilakukan oknum suporter Persija. 

PIHAK SDN 16 Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, terpaksa meliburkan proses belajar mengajar.

Siswa dipulangkan lantaran efek gas air mata masih terasa, seusai ricuh Laga Persija versus Selangor FA, di Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi, Kamis (7/9/2018) malam.

Pantauan Warta Kota, SDN 16 Kayuringin Jaya berlokasi tepat di belakang Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi, di Jalan Telaga Boda Raya.

Baca: Teken Inpres Penanganan Gempa, Pekan Ini Atau Minggu Depan Jokowi akan ke Lombok

Saat mendatangi sekolah tersebut, di halaman sekolah efek gas air mata tidak terasa. Namun, saat memasuki ruang kelas, terlebih di lantai 2, mata terasa perih.

"Iya kita pulangkan siswanya. Awalnya kita sempat ada aktivitas pagi hari, tadarus di halaman sekolah. Tapi pas masuk ruangan kok mata perih. Wah, saya duga ini karena gas air mata. Akhirnya kita putuskan siswa dipulangkan," jelas Wuri Handayani, guru SDN 16 Kayuringin Jaya kepada Warta Kota, Jumat (7/9/2018).

Wuri menjelaskan, siswa merasakan pedih hingga sesak napas saat jam pelajaran akan dimulai.

Baca: Prabowo Ingin Bertemu, Jokowi Belum Terima Surat Permohonan

"Mata siswa pada keluar air mata. Perih gitu, saya juga rasakan. Semakin lama semakin perih. Ada siswa nangis juga, kita suruh cuci muka dan basuh pakai tisu, tapi tetap enggak ampuh. Akhirnya kita putuskan pulangkan siswa, agar menjaga keselamatannya," paparnya.

Wuri menambahkan, selongsong gas air mata juga ditemukan di halaman sekolah.

"Siswa yang temukan selongsong gas air mata, terus langsung dibuang," katanya.

Baca: BNNP DKI Razia Indekos di Taman Sari, Anjing Pelcak Ikut Dikerahkan

Sebelumnya, oknum suporter Persija berbuat kericuhan pada pertandingan persahabatan melawan Selangor FA. Mereka yang tidak memiliki tiket memaksa masuk stadion pada babak kedua menit ke sekitar menit ke-70.

Oknum suporter itu bahkan melempari batu ke arah polisi dan stadion. Kericuhan semakin parah ketika polisi membubarkan massa dengan menembakkan gas air mata. Akibatnya, massa pendukung Persija itu berhamburan di sepanjang Jalan Guntur Raya, yang berimbas ke permukiman warga.

Dikabarkan, kericuhan itu juga mengakibatkan sejumlah sarana dan prasaran stadion rusak, dan sejumlah kendaraan rusak. (*)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help