Azas Tigor Nainggolan Setuju Semua JPO di DKI Diganti Pelican Crossing

Namun, lanjutnya, masih ada yang harus diperhatikan mengenai keamanan masyarakat saat menyeberang jalan yang padat kendaraan.

Azas Tigor Nainggolan Setuju Semua JPO di DKI Diganti Pelican Crossing
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan Pelican Crossing di dekat halte Bank Indonesia, Jalan MH Thamrin. 

PENGAMAT Transportasi Azas Tigor Nainggolan menilai kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang mengganti Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) menjadi Pelican Crossing, sangat tepat.

"Saya setuju. Kalau memang itu JPO enggak berfungsi, menyulitkan, ya bagus diganti Pelican Crossing. Jadi ke halte Transjakarta pun tidak harus dengan JPO," ujar Azas Tigor Nainggolan saat dikonfirmasi, Jumat (7/9/2018).

Namun, lanjutnya, masih ada yang harus diperhatikan mengenai keamanan masyarakat saat menyeberang jalan yang padat kendaraan.

Baca: Pengamat Sarankan Pelican Crossing Dilengkapi CCTV untuk Kurangi Aksi Kejahatan

"Tapi jangan cuma sampai di situ Anies bikinnya, pengawasan dan pengamanannya juga harus dibikin Anies," ucap Azas Tigor Nainggolan.

Azas Tigor Nainggolan menyarankan Pelican Crossing harus ditambah skip stripe beberapa meter, dan memasang Closed Circuit Television (CCTV) bisa menjadi solusi paling tepat.

"Masalah keselamatan itu kan tinggal bikin garis getar, garis cat yang timbul itu (skip stripe). Jadi berapa meter sebelum Pelican Crossing dibikin, itu kan wajib untuk pengamanan supaya orang hati-hati. Kedua, bikin lagi pemantau elektronik CCTV gitu," saran Azas Tigor Nainggolan.

Ia pun setuju dengan Anies Baswedan, bahwa JPO merusak pemandangan (estetika) di jalan. Maka ia sangat setuju seluruh JPO digantikan dengan Pelican Crossing, asalkan pengawasannya lebih ditingkatkan. (*)

Penulis: Anggie Lianda Putri
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help