Media Sosial

Ahmad Dhani Minta Para Pelaku Dugaan Persekusi Ulama Jujur

Pernyataan tersebut disampaikan Ahmad Dhani lewat status instagramnya @ahmaddhaniprast, Kamis (6/9/2018) malam.

Ahmad Dhani Minta Para Pelaku Dugaan Persekusi Ulama Jujur
Warta Kota/Adhy Kelana
Musisi Ahmad Dhani tengah menunggu sidang Perdana Kasus Ujaran Kebencian dengan agenda mendengarkan pembacaan dakwaan di PN Jakarta Selatan, Senin (16/4/2018). 

AHMAD Dhani, relawan #2019GantiPresiden, meminta agar para pelaku dugaan persekusi ulama jujur.

Dugaan persekusi hingga kriminalisasi yang dilakukan sejumlah organisasi masyarakat (ormas) terhadap para ulama, menurutnya bukan karena gaya ceramah yang dibawakan para ulama, melainkan karena para ulama tidak mendukung Gerakan #2019JokowiDuaPeriode.

Pernyataan tersebut disampaikan Ahmad Dhani lewat status instagramnya @ahmaddhaniprast, Kamis (6/9/2018) malam.

Baca: Kurir Anak Buah Ibrahim Hong Kong Selalu Pakai Sabu Setiap Hari, Diupah Rp 80 Juta

Dalam video yang dipostingnya, Ahmad Dhani menyinggung sikap para pelaku dugaan persekusi dan kriminalisasi para ulama, yakni Ustaz Abdul Somad, Felix Siaw, dan Rizieq Shihab.

Mereka, katanya, menolak para ustaz, lantaran gaya ceramah yang tidak sesuai keinginan. Padahal, Ahmad Dhani meyakini, penolakan bukan karerna gaya ceramah masing-masing ulama, tetapi karena para ulama mendukung gerakan #2019GantiPresiden.

"Mereka bilang Habib Rizieq ceramahnya terlalu keras, nggak suka! Mereka bilang ustadz Felix Siauw, ceramahnya kalem, nggak suka juga. mereka bilang Ustadz Abdul Somad ceramahnya lucu, nggak suka juga. mereka bilang Ahmad Dhani nggak pernah ceramah, nggak suka juga," papar Ahmad Dhani.

NGAKU AE CUK

"Mbok yao ngaku, bahwa kami ini diusir, dipersekusi, dikriminalisasi karena tidak mendun=kung dua periode, ngaku aja. Kami memang tidak mendukung Jokowi, kami memang maunya 2019 ganti presiden!" tegasnya.

Pernyataan Ahmad Dhani dibenarkan oleh pendukung #2019GantiPresiden. Seperti akun @BangPino_ yang menyebut penolakan yang diterima Ustaz Abdul Somad hingga akhirnya membatalkan ceramahnya di Pulau Jawa, dikarenakan beda pilihan politik.

Karena seperti diketahui, Ustaz Abdul Somad mendukung pasangan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres), Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Baca: Dapat Medali Emas, Eko Yuli Irawan akan Pakai Uang Bonus untuk Beli Tanah dan Biaya Lahiran Anaknya

"Bener sekali apa yang dikatakan ADP ini. Mulai HRS, Felix Siaw, UAS Para Mublaigh ini semua srg mengalami persikusi dan penolakan bukan karena Karakter bawaan dari masing2 Ustadz. Krn mereka tdk dukung Jokowi 2 Periode namun pengen #2019GantiPresiden," tulis @BangPino_.

Sedangkan Syahdia Sibarani lewat akun @turhaminah menyebut tausiah yang disampaikan Ustaz Abdul Somad tidak mengandung unsur provokatif, tetapi menunjukkan kebenaran.

Sehingga menurutnya, apabila terdapat pihak yang menolak tausiah yang disampaikan oleh Ustaz Abdul Somad, pihak tersebut sama saja menolak kebenaran.

"Saya juga sering dengar ceramah uas. Saya senang dengan ceramah uas. Tpi uas itu bukan profokatif. Dia hanya menunjukkan mana yang benar mana yang salah. Jika ada org yg tidak suka dengar ceramah uas, berarti dia tidak suka ditunjukkan kebenaran," jelasnya. (*)

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help