Warga Kampung Walang Tunggu Instruksi Penataan karena Belum Ada Keputusan

Mereka masih menunggu kepastian penataan yang akan dilakukan di pemukiman tersebut.

Warga Kampung Walang Tunggu Instruksi Penataan karena Belum Ada Keputusan
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Korban kebakaran di dekat Tol Wiyoto Wiyono mengungsi di tenda pengungsian di Kampung Walang, Pademangan, Jakarta Utara, Rabu (29/8/2018). 

KALANGAN warga Kampung Walang RW 02 Ancol, Pademangan, Jakarta Utara belum kembali membangun tempat tinggalnya.

Mereka masih menunggu kepastian penataan yang akan dilakukan di pemukiman tersebut.

Koordinator warga, Tumijan mengatakan pihaknya melarang warga yang ingin kembali membangun rumahnya usai kebakaran beberapa waktu lalu. Pasalnya mereka masih menunggu kepastian rencana penataan.

“Sementara dilarang sambil nunggu keputusan dari atas. Tapi kalau kelamaan, belum ada kepastian, ya kita bangun lagi. Tapi nggak kayak dulu pakai tembok, palingan pakai triplek, semi permanen,” katanya, Kamis (6/9).

Warga berkeinginan untuk segera meninggalkan tenda pengungsi yang sudah ditempati sejak dua minggu terakhir. Keberadaan tiga buah tenda pengungsi tidak serta merta mengurangi beban hidup mereka.

“Kasihan juga kan, masa harus terus-terus tinggal di tenda. Intinya gimana biar nggak hidup di tenda. Kalau emang harus bangun (rumah) sementara ya nggak apa-apa,” katanya.

Meski demikian Tumijan menegaskan warga menolak adanya relokasi. Pasalnya menurut Tumijan, Kampung Walang bagian dari rencana penataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“Relokasi menolak. Kalau dipindahkan berarti gubernur kan nggak ada penataan. Artinya harus dorong pembangunan dan mempercepat, bukan pindahkan,” ucapnya.

Sementara itu pihak pengelola jalan tol, PT Citra Marga Nusphala Persada (CMNP) selaku pemilik lahan, belum memberikan keterangan perihal penanganan warga korban kebakaran tersebut.

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved