Perampokan

Tiga Geng Motor Kelas Teri Beraksi Ayunkan Celurit, Rampok, Lantas Kabur!

"Target korban secara acak, di mana ada sasaran yang empuk mereka langsung bacok dan rampok si korban, kemudian kabur,"

Tiga Geng Motor Kelas Teri Beraksi Ayunkan Celurit, Rampok, Lantas Kabur!
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Polisi menunjukkan senjata tajam jenis celurit yang digunakan anggota geng motor untuk mengancam dan melukai korbannya, di Mapolsek Cengkareng, Kamis (6/9/2018). 

WARTA KOTA, CENGKARENG--- Tiga geng motor kelas teri yakni  Slow, Taniwan, dan Akeo menjadi pekerjaan rumah Polsek Cengkareng untuk mengamankannya.

Pasalnya, ulah kriminal para anggota geng motor tersebut membuat masyarakat di Cengkareng, Jakarta Utara, ketakutan.

Bahkan, belum lama ini, enam orang terpaksa dirawat di rumah sakit akibat dibacok anggota geng motor tersebut.

Geng motor tersebut sudah beraksi selama tiga bulan ini. Mereka mengendarai motor mengelilingi wilayah sasarannya.

"Target korban secara acak, di mana ada sasaran yang empuk mereka langsung bacok dan rampok si korban, kemudian kabur," ucap Kapolsek Cengkareng, Kompol Khoiri, Kamis (6/9/2018).

Baca: Pelajar Tewas di Permata Hijau Akibat Tawuran, Bukan Kasus Aksi Begal atau Geng Motor

"Dalam waktu dua jam dalam sehari di tiga lokasi berbeda, mereka itu sudah membuat enam korban kritis masuk ke rumah sakit," kata Khoiri.

Peristiwa itu terjadi Minggu (2/9/2018) malam, di tiga lokasi yakni di depan Hotel Aston Mutiara Taman Palem, di Jalan Peternakan III, dan di Jembatan Genit

 Keenam korban yakni LL (16), KU (23), MD (22), MR (27) dan MA (19), serta AD (19).

"Keenam korban ini ada di antaranta dibacok di bagian punggungnya, kepalanya, tangan, serta dibagian tubuh lainnya," ucapnya.

Khoiri menjelaskan, geng motor beraksi saat korbannya sedang berjalan kaki. Pelaku langsung mengayunkan senjata tajamnya, lalu merampok barang-barang korban seperti uang, ponsel dan tas. Setelah itu, pelaku kabur.

Halaman
12
Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help