Tawuran Libatkan Dua Geng Pelajar: Sparatiz VS Redlebbels, Satu Tewas

Kesepuluh pelaku adalah F (19), RP (17), MR (16), SBR (16), ES (16), ASD (16), MFH (16), MR (17), DA (16), GM (16).

Tawuran Libatkan Dua Geng Pelajar: Sparatiz VS Redlebbels, Satu Tewas
WARTA KOTA/FERYANTO HADI
Polisi menemukan fakta baru meninggalnya AH (15), seorang pelajar SMK Muhammadiyah 15 Jakarta Selatan dalam tawuran dengan sekelompok siswa dari SMAN 32 Jakarta Selatan, di Jalan R Soepeno, Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu (1/9/2018) lalu. 

POLISI menemukan fakta baru meninggalnya AH (15), seorang pelajar SMK Muhammadiyah 15 Jakarta Selatan dalam tawuran dengan sekelompok siswa dari SMAN 32 Jakarta Selatan, di Jalan R Soepeno, Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu (1/9/2018) lalu.

Tawuran berawal ketika dua geng pelajar, geng Sparatiz (SMAN 32) dan geng Redlebbels (SMK Muhammadiyah 15) sepakat bertemu di Jalan R Soepeno, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan untuk bentrok. Kesepakatan itu dilakukan melalui media sosial Instagram.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar mengatakan, saat bentrok terjadi, kelompok dari SMK Muhamadiyah terdesak. Para anggota geng berupaya melarikan diri, termasuk AH.

Namun, dalam pelariannya, AH terjatuh dari motor saat sampai di ujung fly over Permata Hijau. AH lalu dikeroyok sekitar 10 lawannya hingga tewas di tempat.

"Korban tertinggal dari rombongan dan mencoba melarikan diri, tetapi terjatuh dari motor. Setelah itu, korban dikejar kelompok tersangka, ditabrak Vespa lalu dikerumuni dan dibacok hingga tewas di lokasi," kata kombes Indra saat menggelar konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kamis (6/9/2018).

Sebelumnya, geng Sparatiz (SMAN 32) berkumpul di daerah Ulujami. Mereka berangkat bersama menuju lokasi bentrok dengan geng Redlebbels di Jalan R Soepeno, Kebayoran Lama.

"Geng Sparatiz ini berkumpul dulu di lokasi yang disebut Gusdon dekat SMPN 267 Ulujami, lalu mereka arak-arakan naik motor menuju tempat yang sudah ditentukan pakai tawuran, lalu terjadilah tawuran itu," ujarnya.

Polres Metro Jakarta Selatan sebelumnya mengamankan 29 pelajar dari SMAN 32 Jakarta Selatan terkait peristiwa ini. Setelah dilakukan pemeriksaan secara mendalam, didapatkan 10 pelaku pengeroyokan AH hingga tewas.

Kesepuluh pelaku adalah F (19), RP (17), MR (16), SBR (16), ES (16), ASD (16), MFH (16), MR (17), DA (16), GM (16).

Adapun barang bukti yang diamankan pihak kepolisian adalah tiga celurit, satu sepeda motor, dan satu pakaian hitam

Atas perbuatannya, kesepuluh pelaku dijerat Pasal 170 KUHP dengan ancaman selama-lamanya 5 tahun penjara

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved