Pekan Depan Nur Mahmudi Dirujuk ke RSCM

Pekan depan mantan Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail yang menjadi tersangka kasus korupsi dirujuk perawatannya ke RSCM.

Pekan Depan Nur Mahmudi Dirujuk ke RSCM
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Abdul Halim, pengacara Nur Mahmudi Ismail mengatakan, mantan Wali Kota Depok itu berhalangan menghadiri pemeriksaannya sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek Jalan Nangka karena sakit. 

MANTAN Wali Kota Depok, Nur Mahmudi Ismail, tersangka kasus korupsi proyek Jalan Nangka, Tapos, meminta pemeriksaan dirinya oleh Polresta Depok, yang dijadwalkan Kamis (6/8/2018) hari ini, ditunda.

Alasannya, ia sedang sakit karena terjatuh saat bermain voli di kawasan rumahnya di Tugu, Cimanggis, Depok, pertengahan Agustus lalu.

Hal itu disampaikan Kuasa hukum Nur Mahmudi Ismail, Abdul Halim, di Mapolresta Depok, Kamis.

"Pak Nur meminta penundaan pemeriksaan dengan alasan kesehatan. Sebab ia harus menjalani pemeriksaan dokter karena sakitnya dan akan dirujuk ke RSCM," kata Abdul Halim.

Diperkirakan kata Halim, pekan depan Nur Mahmudi dirawat dan dirujuk ke RSCM. "Mungkin Senin depan ya dirujuk ke RSCM. Karenanya, penundaan pemeriksaan, kami minta sampai setelah 10 November. Agar beliau bisa menjalani proses penyembuhan dahulu. Setelah itu, Pak Nur siap ikuti proses dan jadwal penyidik," katanya.

Ia menjelaskan dalam surat pengajuan permohonan penundaan pemeriksaan yang diserahkan pihaknya ke penyidik Polresta Depok, turut juga dilampirkan rekam medis dari Klinik Limo Medicare.

Menurut Halim sakit yang dialami Nur Mahmudi diantaranya di bagian kepala belakang, serta lebam di leher dan di bawah mata kiri.

"Saya ketemu beliau Rabu kemarin. Kalaiu kita lihat memang masih ada bekas darah mengering di sebelah kiri kepala belakang. Di bagian leher ada juga bekas lebam biru. Itu karena posisi benturan saat main voli. Ia benturan dengan temannya sehingga terjatuh dan kena kepala belakang. Tapi Insya Allah dia bisa ber komunikasi dengan baik," paparnya.

Karenanya Abdul Halim, membantah informasi yang menyebutkan bahwa Nur Mahmudi menderita hilang ingatan saat ditetapkan tersangka.

Ia memastikan bahwa Nur Mahmudi bisa berkomunikasi dengan baik meskipun saat ini sedang sakit.

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved