Korupsi Proyek PLTU Riau 1

KPK Dalami Dugaan Aliran Dana Suap PLTU Riau-1 ke Partai Golkar 

Jika nantinya terbukti, KPK belum bisa memastikan apakah Golkar akan dijerat pasal korupsi korporasi.

KPK Dalami Dugaan Aliran Dana Suap PLTU Riau-1 ke Partai Golkar 
Tribunnews.com/Irwan Rismawan
SAUT Situmorang, Wakil Ketua KPK 

KOMISI Pemberantasan Korupsi ( KPK) terus mendalami dugaan aliran dana suap PLTU Riau-1 ke Partai Golkar.

"Nanti kita pelajari dulu seperti apa, apa memang ada aliran dana seperti itu, nanti kita pelajari pelan-pelan," kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (5/9/2018).

"Kalau (hanya) di omong-omong juga, kalau kita ngga bisa buktikan gimana," lanjut dia.

Jika nantinya memang ditemukan bukti yang menguatkan dugaan tersebut, Saut belum bisa memastikan apakah Golkar akan dijerat pasal korupsi korporasi.

Ia mengatakan hal itu masih perlu dipelajari lebih lanjut sebab partai berbeda dengan perusahaan biasa yang mencari keuntungan.

"Korporasi itu kan kalau by definition apakah seperti korporasi biasa dengan pengertian mencari untung, ini kan bukan cari untung, ini organisasi," ujarnya.

"Nanti kita lihat pada norma-norma yang harus diperdebatkan," imbuhnya.

Kasus PLTU Riau-1 berawal saat KPK melakukan operasi tangkap tangan terhadap Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih, di rumah dinas Idrus Marham yang saat itu berstatus sebagai Menteri Sosial.

Tak lama, Eni ditetapkan sebagai tersangka bersama Johannes Budisutrisno Kotjo, pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited.

Eni diduga menerima suap dari kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1 di Provinsi Riau, sebesar 2,5 persen dari nilai kontrak.

Pengacara Eni, Fadli Nasution mengatakan ada aliran dana suap Proyek PLTU Riau-1 senilai Rp 2 miliar yang diberikan kliennya untuk membiayai Munaslub Golkar 2017.

Belakangan, Idrus ditetapkan sebagai tersangka karena diduga berperan dalam mendorong agar dilakukan proses penandatanganan purchase power agreement (PPA) atau jual beli dalam proyek pembangunan PLTU. (Devina Halim)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "KPK Terus Dalami Aliran Dana Suap PLTU Riau-1 ke Partai Golkar"

Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help