Home »

News

» Jakarta

JPO di Daan Mogot Bikin Pejalan Kaki Ketakutan

Warga Jakarta Barat, desak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta agar tak tanggung-tanggung memperbaiki dua JPO di ruas Jalan Daan Mogot

JPO di Daan Mogot Bikin Pejalan Kaki Ketakutan
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Kondisi JPO di Daan Mogot yang bikin pejalan kaki ketakutan. 

WARGA Jakarta Barat, desak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta agar tak tanggung-tanggung memperbaiki dua Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di ruas Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat, antara lain di JPO Jembatan Gantung dan JPO Samsat Daan Mogot.

"Itu dua JPO (Samsat Daan Mogot - Jembatan Gantung) itu sama-sama menyeramkan. Yang satunya (JPO Samsat Daan Mogot) jadi miring akibat ditabrak truk, serta satunya lagi itu (JPO Jembatan Gantung) selain karatan, juga sudah kondisi miring. Tolong dong Pemprov DKI, dua JPO itu harus segera diperbaiki. Soalnya, saya yang wanita takut rubuh. Masa iya sih, wanita seperti saya harus menyeberang jalan?" papar salah seorang warga, Afifah (38), Kamis (6/9).

Afifah mengatakan bingung apabila ingin naik transjakarta dengan harus menyeberang jalan terlebih dahulu. Lantaran sering menggunakan JPO Samsat Daan Mogot, ia berharap di dalam waktu dekat pemerintah bisa memperbaikinya dalam waktu singkat.

"Jadi kalau saya melintas di JPO Samsat Daan Mogot, JPO-nya miring sayanya jalan itu ikutan miring. Saya bertanya-tanya lalu batang besi di bawah buat ganjal gunanya apaan? Toh miring begini. Akhirnya, saya coba niat menyeberangi jalan, tapi sayanya takut. Mobil-motor, enggak mau mengalah untuk biarkan saya seberangin jalan. Akhirnya saya sering minta tolong orang, untuk menyeberang," ungkapnya.

Diketahui sebelumnya, kondisi di JPO Samsat Daan Mogot jadi miring nyaris rubuh, lantaran pada Minggu (2/9/2018) lalu sempat ditabrak oleh truk, sekitar pukul 01.30 WIB. Mengetahui kondisinya memprihatinkan, jajaran dari Dinas Bina Marga DKI Jakarta berjanji untuk lakukan perbaikkan yang diestimasi selama lima hari.

Saat ini JPO Samsat Daan Mogot telah ditutup dan tidak dipebolehkan bagi masyarakat untuk melintasinya. Tapi kenyataannya, banyak para warga yang tetap nekat melintas JPO yang kini kondisinya masih miring.

Kebanyakan dari mereka beralasan, kesulitan menyeberang jalan untuk dapat menyeberang atau ingin naik menggunakan jasa transjakarta tersebut. Nampak para pengguna transjakarta saat melintas JPO Samsat Daan Mogot cukup berhati-hati melangkahkan kakinya, sebab ada celah menganga sekitar 40 sentimeter bagian JPO tersebut.

"Andai mas, saya punya keberanian untuk bisa menyeberang jalan, enggak bakalan saya coba berani menyeberang pakai JPO Samsat Daan Mogot ini pak. Gila seramnya. Habis mau cara apalagi biar saya bisa sampai di Halte bus ini? Toh, saya menyeberang jalan saja enggak ada keberanian," ujar salah seorang pengguna JPO Samsat Daan Mogot, Wuri (33).

Pendapat sama bagi pengguna JPO Jembatan Gantung Daan Mogot. Rasa was-was kerapkali menghantui para pejalan kaki, khususnya bagi seorang wanita.

Kondisi JPO Jembatan Gantung, terbilang jauh lebih seram saat melintasinya dibandingkan di JPO Samsat Daan Mogot. Selain karatan, JPO mudah goyah dan lebih miring dibanding JPO Samsat Daan Mogot.

Halaman
1234
Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help