Jadi Tersangka Korupsi, Mantan Wali Kota Depok Nur Mahmudi Tidak Hilang Ingatan

Kuasa hukum memastikan mantan Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail tidak hilang ingatan dan siap diperiksa polisi.

Jadi Tersangka Korupsi, Mantan Wali Kota Depok Nur Mahmudi Tidak Hilang Ingatan
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Abdul Halim, pengacara Nur Mahmudi Ismail mengatakan, mantan Wali Kota Depok itu berhalangan menghadiri pemeriksaannya sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek Jalan Nangka karena sakit. 

KUASA hukum Nur Mahmudi Ismail, Abdul Halim, membantah informasi yang menyebutkan bahwa kliennya yang merupakan mantan Wali Kota Depok itu, menderita hilang ingatan.

Ia memastikan bahwa Nur Mahmudi bisa berkomunikasi dengan baik meskipun saat ini sedang sakit.

Nur Mahmudi ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi dana proyek pelebaran Jalan Nangka, Tapos, oleh Polresta Depok.

"Gak ada hilang ingatan. Daya ingat Pak Nur masih sangat baik," kata Abdul Halim di Polrest Depok, Kamis (6/9/2018).

Ia memastikan Nur Mahmudi tak bisa hadir dalam pemeriksaan dirinya sebagai tersangka oleh Polresta Depok, dalam kasus korupsi proyek Jalan Nangka, Tapos, yang dijadwalkan penyidik Kamis (6/8/2018) hari ini.

Ia meminta pemeriksaan ditunda dengan alasan sakit.

"Pak Nur meminta penundaan pemeriksaan dengan alasan kesehatan. Sebab ia harus menjalani pemeriksaan dokter karena sakitnya dan akan dirujuk ke RSCM," kata Abdul Halim.

Menurut Abdul Halim, Nur Mahmudi mengalami sakit di bagian kepala akibat benturan saat bermain voli di wilayah rumahnya di Tugu, Cimanggis, beberapa waktu lalu. "Sakitnya di bagian kepala. Beliau di rumah dan akan dirujuk ke rumah sakit lagi," kata Halim.

Ia menjelaskan dalam surat pengajuan permohonan penundaan pemeriksaan yang diserahkan ke penyidik Polresta Depok, turut juga dilampirkan rekam medis dari Klinik Limo Medicare.

"Penundaan pemeriksaan, kami minta setelah 10 November, agar beliau bisa menjalani proses penyembuhan dahulu. Setelah itu, Pak Nur siap ikuti proses dan jadwal penyidik," katanya.

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help