Hari Ini Ada Aksi dan Konvoi Buruh di Depok, Hindari Sejumlah Ruas Jalan di Kota Depok

Ratusan perwakilan buruh akan menggelar unjuk rasa dan berkonvoi menggunakan sepeda motor di sejumlah ruas jalan di Kota Depok pagi ini.

Hari Ini Ada Aksi dan Konvoi Buruh di Depok, Hindari Sejumlah Ruas Jalan di Kota Depok
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Ratusan buruh yang tergabung dari berbagai elemen perserikatan buruh di Kota Depok menggelar aksi konvoi dan unjuk rasa di depan pabrik dan kantor PT Triple Ace Corporation di Jalan Raya Bogor, KM 34,5, Kelurahan Curug, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Senin (3/9/2018) siang. 

WARTA KOTA, DEPOK---Ratusan perwakilan buruh dari Serikat Pekerja Kimia, Energi, dan Pertambangan-Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SP KEP-SPSI) Kota Depok akan menggelar unjuk rasa dan berkonvoi menggunakan sepeda motor di sejumlah ruas jalan di Kota Depok, Kamis (6/9/2018).

Unjuk rasa akan digelar di depan kantor dan pabrik perusahaan bidang kosmetik, PT Triple Ace Corporation, di Jalan Raya Bogor KM 34,5, Kelurahan Curug, Kecamatan Cimanggis, Depok.

Sebelumnya buruh akan berkumpul di eks Gedung Galaxy di Jalan Raya Bogor, Kelurahan Cisalak, Kecamatan Sukmajaya, pukul 09.00 WIB.

Baca: Di-PHK Sepihak Tanpa Kompensasi, Ratusan Buruh Geruduk Pabrik Kosmetik di Depok

Dari sana, mereka konvoi menggunakan sepeda motor melalui Jalan Raya Bogor ke Jalan Nangka dan berhenti untuk berunjuk rasa dengan menggelar orasi di depan kantor sekaligus pabrik PT Triple Ace Corporation.

Setelah menyampaikan aspirasinya baik diterima atau tidak oleh manajemen PT Triple Ace, buruh akan kembali berkonvoi melalui Jalan Raya Bogor ke arah Jalan Tole Iskandar lalu ke Jalan Juanda dan akhirnya kembali ke titik kumpul di eks Gedung Galaxy di Jalan Raya Bogor.

Aksi ini sebagai lanjutan unjuk rasa yang digelar sebelumnya, Senin (3/9/2018).

Baca: Ratusan Buruh Long March Serbu Jakarta dari Penjuru Barat dan Timur Pulau Jawa

Aksi lanjutan ini karena sejumlah tuntutan para buruh kala itu tak digubris PT Triple Ace Corporation.

Perwakilan buruh, Wido Pratikno, yang dalam aksi sebelumnya berorasi di depan PT Triple Ace Corporation, mengatakan, tuntutan mereka kali ini tetap sama.

Mereka berharap manajemen mau mendengar aspirasi mereka atau berdialog dengan buruh.

Tuntutan massa buruh katanya ada lima poin utama, yakni pertama meminta manajemen PT Triple Ace Corporation membayarkan uang kompensasi PHK para pekerjanya sesuai Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Baca: Jumat Pekan Depan 20 Ribu Buruh KSPI Antar Prabowo Subianto Daftar Capres ke KPU

Kedua meminta manajemen mempekerjakan kembali Ketua PUK SP KEP SPSI PT Triple Ace atau ketua serikat pekerja PT Triple Ace yang diberhentikan manajemen.

Ketiga menuntut perusahaan membayar seluruh hak dana kompensasi pensiun para pekerja PT Triple Ace yang sudah jatuh tempo secara keseluruhan sesuai pasal 167 dan 156 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Keempat mendesak manajemen mempidanakan para pimpinan perusahaan yang melanggar ketentuan pasal 184 UU Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan karena tidak membayar kompensasi pensiun sebagaimana pasal 167 UU tersebut.

Kelima menuntut agar manajemen memproses dan mempidanakan setiap pelaku yang anti terhadap serikat pekerja/serikat buruh, dan pengusaha lain yang melakukan pelanggaran pidana ketenagakerjaan.

Kasat Lantas Polresta Depok Kompol Sutomo mengatakan rencana aksi massa buruh Depok ini sudah dilaporkan dan diberitahukan oleh perwakilan buruh ke kepolisian.

Karenanya, kata dia, polisi akan melakukan pengawalan saat buruh menggelar konvoi dan berunjuk rasa.

Baca: 11 Orang Terluka, Buruh Pabrik Bentrok dengan Polisi di Sukabumi 

Selain itu, kata dia, pihaknya juga menyiagakan sejumlah personel polantas di beberapa titik di ruas jalan yang dilalui konvoi buruh agar tidak terjadi kemacetan parah di ruas jalan tersebut.

"Kami akan kawal dan siagakan petugas agar lalu lintas tidak tersendat dan tidak terjadi kemacetan, saat buruh konvoi dan berunjuk rasa," kata Sutomo.

Pengawalan aksi dan penyiagaan personel di beberapa titik ruas jalan ini, katanya juga sudah dilakukan pihaknya, saat aksi buruh sebelumnya, Senin lalu.

Saat itu kemacetan dan tersendatnya arus lalu lintas berhasil dicegah dan diminimalisir. "Dan besok juga akan kami lakukan hal serupa," katanya.

Meskipun begitu, ia tetap mengimbau kepada masyarakat pengendara agar sebisa mungkin menghindari ruas jalan yang akan dilalui massa buruh yang berkonvoi.

"Ini untuk mengantisipasi agar tidak tejadi penumpukan kendaraan di titik-titik tersebut," katanya.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help