Home »

News

» Jakarta

81 Bangunan Kumuh Asrama Polri Pesing Dibongkar

Bangunan liar di asrama Polri Pesing dibongkar dan lahannya akan dimanfaatkan untuk pembangunn rumah susun.

81 Bangunan Kumuh Asrama Polri Pesing Dibongkar
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Pembongkaran bangunan liar di asrama Polri Pesing. 

ASRAMA Polri Pesing di RT 004/002, Kelurahan Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, kini terpantau sudah rata dengan tanah.

Dengan menggunakan dua unit alat berat, sekitar 81 bangunan dibongkar dan lahan yang ada akan digunakan untuk membangun Rumah Susun Promoter Polri tahap 2.

Pantauan Warta Kota, pembongkaran dilakukan sejak pagi hari, Kamis (6/9/2018). Di lokasi, terlihat tak hanya kepolisian tapi jajaran Pembangkit Listrik Negara (PLN) dan PT PAM Lyonnaise Jaya (PALYJA).

Dua unit alat berat di lokasi dengan mudah membongkar puluhan bangunan yang oleh warga dinilai memang kumuh dan merupakan kawasan langganan banjir setinggi perut orang dewasa.

"Warga-warga di sini, sudah dipindahkan saat ini di Rusun Promoter Polri. Saya sudah tinggal di sini (Asrama Polri Pesing), sejak tahun 1987 ya. Memang, wilayah ini sudah mulai kelihatan kumuh, selain itu rawan tergenang. Bahkan, di musim hujan banjir bisa setinggi perut," terang salah seorang warga berinisial GG (56).

Sementara itu, Kapolsek Kebon Jeruk, Kompol Martson Marbun mengatakan jika saat ini ada sekitar 81 bangunan asrama Polri.

Usai semua bangunan dibongkar, lahannya akan dimanfaatkan untuk mendirikan Rusun Promoter Polri tahap 2.

"Ada 81 bangunan yang dibongkar, dan sekitar 77-an Kepala Keluarga (KK) yang tinggal di sini yang kini telah dipindahkan langsung ke Rusun Promoter Polri tahap 1. Nanti di lahan ini, akan didirikan Rusun Promoter Polri tahap 2. Untuk Rusun Promoter tahap 1, sudah rampung yang dalam waktu dekat ini akan diresmikan segera oleh Pak Kapolda Metro Jaya (Irjen Pol Idham Azis), dan Gubernur DKI Jakarta (Anies Rasyid Baswedan)," papar Marbun.

Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help