Tak Penuhi Panggilan Polisi, Tersangka Korupsi Jalan Nangka di Depok Justru Pergi ke Cirebon

Mantan Sekda Kota Depok Harry Prihanto meminta pemeriksaan dirinya ditunda sampai pekan depan.

Tak Penuhi Panggilan Polisi, Tersangka Korupsi Jalan Nangka di Depok Justru Pergi ke Cirebon
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Kuasa hukum Sekda Depok Harry Prihanto, Ihsan Rangkuti. 

TERSANGKA kasus korupsi pelebaran Jalan Nangka, Tapos, yakni mantan Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Depok, Harry Prihanto, meminta pemeriksaan atas dirinya yang dijadwalkan penyidik Polresta Depok, Rabu (5/9/2018) hari ini, ditunda sampai pekan depan.

Hal itu disampaikan Harry melalui kuasa hukumnya, Ihsan Rangkuti yang mendatangi Mapolresta Depok, Rabu siang.

Karenanya dipastikan Harry tidak memenuhi panggilan Polresta Depok untuk menjalani pemeriksaan kembali dalam kasus Jalan Nangka, Tapos, Rabu hari ini.

"Alasannya Pak Harry Rabu ini ke Cirebon karena ada urusan yang urgenti dan penting dsn tidak bisa diwakilkan. Karenanya ia meminta pemeriksaan ditunda," kata Ihsan.

Menurut Ihsan, kliennya meminta diperiksa penyidik pada Rabu 12 September mendatang.

"Semoga permintaan ini dikabulkan penyidik. Pak Harry pasti datang Rabu depan. Sebab kan dia yang minta ditunda sampai Rabu depan," kata Ihsan.

Ihsan mengatakan dirinya baru ditunjuk menjadi kuasa hukum Harry Prihanto Selasa (4/9/2018). Karenanya ia belum tahu banyak dan detail mengenai kasus Jalan Nangka yang menjerat kliennya.

"Hanya saja Pak Harry menyampaikan bahwa pelaksanaan penganggaran proyek di tahun 2015 itu, sudah clear dan tak ada masalah. Hanya saja, ia tak tahu kenapa penyidik polisi berpendapat lain, yang akhirnya menetapkan Harry sebagai salah satu tersangka," katanya.

ihsan mengatakan dalam kasus Jalan Nangka ini ada proses penganggaran dan pelaksanaan. "Penganggaran menurut Pak Harry clear dan tak ada masalah. Sementara pelaksanaan kan belum jalan," katanya.

ia mengatakan dari sedikit informasi dan data awal yang dimilikinya, penyiidik menduga ada double anggaran dalam pembebasan lahan untuk pelebaran Jalan Nangka.

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help