Sambil Duduk di Pesawat, Fahri Hamzah Sadarkan Presiden Jokowi Soal Permainan Kotor KPK

FAHRI Hamzah mencoba menyadarkan Presiden Jokowi mengenai permainan kotor Komisi KPK selama ini.

Sambil Duduk di Pesawat, Fahri Hamzah Sadarkan Presiden Jokowi Soal Permainan Kotor KPK
photo collage/wartakotalive.com
Presiden Joko Widodo dan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah. 

FAHRI Hamzah mencoba menyadarkan Presiden Joko Widodo (Presiden Jokowi) mengenai permainan kotor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama ini. 

Fahri Hamzah memberi pendapat bahwa Presiden Jokowi telah dikalahkan oleh KPK yang kerap berpolitik. 

Fahri Hamzah juga memberi pandangan lainnya soal KPK yang ia anggap sebagai 'sapu kotor'. Tentunya dengan berbagai contoh kasus yang menunjukkan ada hal-hal aneh di tubuh KPK

Fahri Hamzah menuliskan hal itu secara panjang lebar dan diposting di situs fahrihamzah.com

Inilah tulisan panjang Fahri Hamzah tanpa diedit oleh redaksi Warta Kota : 

Saya ingin menulis surat terbuka kepada presiden @jokowi yang masih memimpin republik ini….ini tentang tuduhan korupsi dan nilai tukar kita yang semakin letih…ia seperti nampak tak terkait padahal hukum adalah penunjuk arah ekonomi…#KursKepastian

Pak presiden @jokowi yth,
Sekitar 2 atau 3 bukan setelah bapak dilantik, akhir 2014, kita bertemu untuk rapat konsultasi….entah apa yang membuat saya begitu bersemangat pada pertemuan pertama saya membawa buku tulisan saya tentang “Demokrasi, Transisi dan korupsi..”.

Saya juga membawa dokumen hasil kajian BPK tentang tentang “Audit Kinerja KPK”. Saya serahkan buku itu langsung ke tangan bapak. Saya katakan, “pak, penting bapak mulai dengan hukum yang pasti”. Buddy Bag itu saya serahkan disaksikan wakil presiden dan menteri sekretaris negara.

Waktu itu, bapak mengucapkan terima kasih. Dan saya berharap bapak akan menyuruh staf bapak mempelajari. Sebuah temuan dan sebuah pendekatan dalam pemberantasan korupsi agar hukum itu pasti dan agar semua tak menjadi alat untuk menghibur diri. Hiburan semata seperti hari ini.

Sementara buku yang saya bawa dan dokumen temuan BPK menjelaskan 2 hal; bahwa korupsi adalah persoalan sistem, bukan soal PRILAKU manusia semata dan bahwa KPK sebagai penegak hukum pemberantasan korupsi telah mulai ditemukan bermain kotor. KPK adalah sapu kotor.

Halaman
1234
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved