Pemkot Jakpus Targetkan Penerimaan PBB Tahun Ini Rp 1,4 Triliun

Guna mencapai target penerimaan PBB, pihaknya menggelar pekan panutan PBB P-2 di ruang serbaguna Kantor Walikota, Kamis (5/9).

Pemkot Jakpus Targetkan Penerimaan PBB Tahun Ini Rp 1,4 Triliun
WARTA KOTA/RANGGA BASKORO
Kepala Suku Badan Pajak dan Retribusi Daerah Jakarta Pusat, Adhi Wiranada, menjelaskan rencana atau target penerimaan PBB di wilayah Jakarta Pusat tahun 2018 yaitu sebesar Rp 1,459 triliun dan baru terealisasikan hingga 3 September 2018 sebesar Rp. 707,33 Miliar (44,46 persen). 

KEPALA Suku Badan Pajak dan Retribusi Daerah Jakarta Pusat, Adhi Wiranada, menjelaskan rencana atau target penerimaan PBB di wilayah Jakarta Pusat tahun 2018 yaitu sebesar Rp 1,459 triliun dan baru terealisasikan hingga 3 September 2018 sebesar Rp. 707,33 Miliar (44,46 persen).

Guna mencapai target penerimaan PBB, pihaknya menggelar pekan panutan PBB P-2 di ruang serbaguna Kantor Walikota, Kamis (5/9).

"Selain diadakan pekan panutan, kami juga berkoordinasi dengan camat, lurah dan instansi terkait serta jemput bola kepada wajib pajak," kata Wira di lokasi.

Wira menambahkan, penerimaan PBB P-2 mengundang sekitar 160 wajib pajak perorangan dan pengusaha. Dari pukul 10.00-12.00, pihaknya berhasil memperoleh penerimaan PBB P-2 sebesar Rp 21,448 miliar dari 30 wajib pajak yang membayar PBB. Dan itu belum termasuk wajib pajak yang membayar menggunakan Kliring.

Diharapkan dengan adanya pekan panutan PBB P-2, perolehan PBB Jakpus menjadi akan signitifikan.

Sementara itu, Walikota Jakarta Pusat, Bayu Meghantara, merasa optimis dan yakin penerimaan PBB P-2 Jakarta Pusat (Jakpus) tahun 2018 akan mencapai target.

"Saya yakin dan optimis PBB P-2 Jakpus akan mencapai target, karena sekarang ini masyarakat semakin sadar akan peraturan yang berlaku," ujar Bayu.

Penerimaan PBB-P2 merupakan primadona sumber pendapatan asli daerah (PAD) Pemrov DKI Jakarta yang nantinya akan digunakan untuk kepentingan masyarakat, seperti untuk pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur dan sebagainya. Untuk itu pencapaian target penerimaan pajak daerah sangat diharapkan.

Oleh sebab itu, ia mengharapkan kesadaran para wajib pajak agar segera membayar PBB, agar pengumpulan PBB Jakpus tahun ini dapat tercapai dan bahkan melampaui target yang telah ditentukan.

"Bayarlah segera, jangan lewat sampai 14 September 2018, karena kalau sampai lewat, yang rugi kalian semua, sebab akan kena denda. Jika wajib pajak tidak melunasi PBB akan di pasangi plang besar-besar bertuliskan 'Bahwa tanah ini belum bayar PBB', enggak mau kan?" kata Bayu kepada para peserta. (abs)
Area lampiran

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help