Korupsi

Mantan Sekda Depok Tersangka Korupsi Klaim Pelebaran Jalan Nangka Tak Rugikan Negara

"Pak Harry menyampaikan bahwa pelaksanaan penganggaran proyek di tahun 2015 itu, sudah clear dan tak ada masalah."

Mantan Sekda Depok Tersangka Korupsi Klaim Pelebaran Jalan Nangka Tak Rugikan Negara
WARTA KOTA/BUDI SAM LAW MALAU
Ihsan Rangkuti, kuasa hukum mantan Sekda Depok Harry Prihanto, tersangka korupsi proyek Jalan Nangka, mendatangi Mapolresta Depok, Rabu (5/9/2018). Ihsan meminta penundaan pemeriksaan terhadap kliennya. 

WARTA KOTA, DEPOK--- Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok, Harry Prihanto tidak dapat memenuhi panggilan polisi untuk diperiksa penyidik kembali seputar kasus dugaan korupsi proyek pelebaran Jalan Nangka, Tapos, Depok, Rabu (5/9/2018) hari ini.

Namun, melalui kuasa hukumnya, Ihsan Rangkuti, Harry Prihanto akan memenuhi panggilan pemeriksaan pada Rabu (12/9/2018).

Harry Prihanto ditetapkan sebagai tersangka oleh Polresta Depok karena diduga merugikan negara hingga Rp 10,7 miliar ini.

Baca: Mantan Sekda Depok Tersangka Korupsi Jalan Nangka Tak Akan Penuhi Panggilan Polisi

Selain Harry, mantan Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail juga ditetapkan sebagai tersangka lainnya.

Ihsan mengatakan, dirinya baru ditunjuk menjadi kuasa hukum Harry Prihanto Selasa (4/9/2018).

Dia mengaku belum tahu banyak dan detail mengenai kasus Jalan Nangka yang menjerat kliennya.

"Hanya saja Pak Harry menyampaikan bahwa pelaksanaan penganggaran proyek di tahun 2015 itu, sudah clear dan tak ada masalah," ucap Ihsan saat mendatangi Mapolresta Depok, Rabu (5/9/2018).

"Hanya saja, ia tak tahu kenapa penyidik polisi berpendapat lain, yang akhirnya menetapkan Harry sebagai salah satu tersangka," katanya.

Menurut Ihsan, dalam kasus Jalan Nangka tersebut ada proses penganggaran dan pelaksanaan.

"Penganggaran menurut Pak Harry clear dan tak ada masalah. Sementara pelaksanaan kan belum jalan," katanya.

Baca: Baru Dilantik, Sekda Depok Akan Langsung Evaluasi Anggaran Dinas

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help